Kenangan PM Singapura Kunjungi IPTN dengan Habibie

    Fajar Nugraha - 12 September 2019 14:11 WIB
    Kenangan PM Singapura Kunjungi IPTN dengan Habibie
    Presiden ke-3 Republik Indonesia B.J Habibie, wafat di usia 83 tahun pada 11 September 2019. Foto: Media Indonesia
    Singapura: Presiden Singapura Halimah Yacob dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengucapkan duka atas wafatnya Presiden Ketiga RI BJ Habibie. Ucapan juga diutarakan oleh mantan Perdana Menteri Goh Chok Tong.

    Presiden Halimah mengucapkan dukanya kepada keluarga yang diwakili putra pertama Habibie, Ilham Akbar Habibie.

    “Atas nama rakyat Singapura, suami saya, Mohamed dan saya sendiri mengucapkan belasungkawa mendalam kepada Anda (Ilham) dan keluarga atas wafatnya mantan President Bacharuddin Jusuf Habibie,” pernyataan tertulis Presiden Halimah, dalam keterangan yang diposting di Facebook, Kamis, 12 September 2019.

    “Indonesia telah kehilangan sosok yang membawa negara ke arah transisi demokrasi serta melewasti krisis finansial. Presiden Habibie selalu tegas melayani negara dan berupaya untuk meningkatkan hidup warga Indonesia,” tutur Halimah.

    “Doa kami untuk Anda dan keluarga di waktu duka saat ini,” jelasnya.

    Sementara Perdana Menteri Lee Hsien Loong menekankan keberhasilan Habibie memimpin Indonesia melewati masa transisi di 1998.  Masa itu menjadi situasi krusial bagi Indonesia.

    “Beliau (Habibie) bekerja keras untuk menciptakan kestabilan di Indonesia, menyusul krisis keuangan Asia pada 1997. Dia juga mendorong autonomi dan desentralisasi luas di Indonesia, demi mempersatukan Indonesia,” ungkapnya.

    PM Lee mengagumi sosok Habibie yang di hatinya sebagai ilmuwan. “Gairahnya akan teknologi dan mesin tampak terlihat kita saya mengunjungi pabrik Industri Pesawat Terbang Nusatura (IPTN) di Bandung pada 1987, yang saat ini dikenal sebagai Dirgantaa Indonesia,” kenangnya.

    “Pabrik itu merupakan fasilitas memukau dan menjadi kebanggaan Presiden Habibie. Beliau tentunya senang dengan peningkatan sektor teknologi dan ekonomin digital Indonesia saat ini,” imbuh PM Lee.

    Salah satu hal lain yang menjadi perhatian PM Lee adalah upaya Habibie mengembangkan Batam, Bintan dan Karimun sebagai zona ekonomi khusus. Singapura bekerja erat dengan Habibie dan beberapa menteri lain dalam proyek itu.

    PM Lee mengingat keikutsertaannya dalam meresmikan Batam Industrial Park,-sebuah kerja sama sektor swasta Indonesia-Singapura,- pada 1990. Menurut Lee, Habibie dan dirinya kerap bertemu untuk membahas perluasan kerja sama kedua negara.

    “Kita adalah tetangga dan sahabat dan masa depan kedua negara selalu berkaitan. Dalam masa berkabung ini, saya berharap Anda (Ilham Akbar Habibie) dan keluarga tabah. Simpati terdalam saya untuk keluarga Anda,” kata PM Lee.

    Menteri Senior Emeritus yang juga mantan Perdana Menteri Singapura Goh Chok Tong turut mengucapkan duka citanya kepada keluarga Habibie. “Ayah Anda adalah rekan saya ketika menjadi perdana menteri. Dalam interaksi kami, kecintaannya kepada Indomesia dan dedikasinya tidak bisa terhapus dari bayangan saya,” sebut Goh.

    Menurut Goh, Presiden Habibie memimpin Indonesia menghadapi tantangan ekonomi dan politik. Menurutnya, Habibie bekerja keras untuk mengambangkan industri Indonesia.

    “Kepergiannya adalah kehilangan untuk seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.

    Ucapan belangsukawa juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan yang ditujukan kepada Menlu Retno Marsudi sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia. Menlu Balakrishnan melihat Habibie yang menjadikan Indonesia kuat dalam sisi ekonomi dan demkorasi seperti saat ini.

    Habibie, wafat di usia 83 tahun. Teknorat kelas dunia yang juga Bapak Dirgantara Indonesia ini akan dimakamkan di sebelah makam istrinya yang tercinta, Hasri Ainun Besari atau Ainun Habibie, di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

    BJ Habibie tutup usia pukul 18.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id