• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

 uighur  

Malaysia Bebaskan 11 Uighur dan Mengirimnya ke Turki

Sonya Michaella - 12 Oktober 2018 11:19 wib
Sekelompok etnis Uighur berfoto di depan foto Mao Zedong. (Foto:
Sekelompok etnis Uighur berfoto di depan foto Mao Zedong. (Foto: AFP)

Kuala Lumpur: Malaysia membebaskan 11 Muslim Uighur yang melarikan diri dari Thailand. Usai membebaskan mereka, Malaysia mengirimnya ke Turki.

Uighur merupakan minoritas Islam yang ada di Xinjiang, Tiongkok. Baru-baru ini dikabarkan bahwa jutaan kaum Uighur ditahan dan diberi 'pelatihan politik'.  Jumlah Uighur di Xinjiang berkisar 45 persen dari total populasi di sana.

Mereka ditahan karena dituduh berhaluan ekstrem, yang salah satu indikasinya adalah pernah mengunjungi satu dari 26 negara yang dianggap sensitif oleh Tiongkok.

Puluhan negara itu adalah negara yang berpenduduk mayoritas Muslim, termasuk Indonesia.

Uighur yang berada di Malaysia sebagian besar melarikan diri dari penahanan di Thailand pada tahun 2014. Saat itu, sebanyak 200 orang dikabarkan berhasil kabur.

Dilansir dari South China Morning Post, Jumat 12 Oktober 2018, Malaysia pun tak mengindahkan permintaan Tiongkok yang meminta 11 orang tersebut dikembalikan ke Xinjiang, melainkan mengirimkannya ke Turki.

Kaum Uighur yang berada di Kuala Lumpur menyebut bahwa diri mereka adalah warga negara Turki. Sedangkan, Pemerintah Tiongkok menyebut, semua Uighur yang berada di Xinjiang merupakan warga negara Tiongkok karena mereka memiliki paspor Tiongkok.

Malaysia sendiri mendapat tekanan dari Tiongkok yang mengharuskan mengirim kembali Uighur ke Xinjiang. Hingga saat ini, belum ada komentar dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok terkait hal ini.



(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.