Virus Korona Tewaskan Lebih dari 300 Orang

    Marcheilla Ariesta - 02 Februari 2020 07:35 WIB
    Virus Korona Tewaskan Lebih dari 300 Orang
    Polisi bersiaga di luar sebuah pasar di Wuhan yang diyakini sebagai lokasi awal munculnya virus korona di Tiongkok. (Foto: AFP)
    Beijing: Jumlah pasien meninggal dunia akibat virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) di Tiongkok meningkat menjadi 304. Sementara itu, jumlah warga yang terinfeksi di provinsi Hubei mencapai 9.074.

    Hubei merupakan provinsi tempat berdirinya Wuhan, kota pusat penyebaran virus korona nCoV.

    Laman Channel News Asia, Minggu 2 Februari 2020, melaporkan bahwa jumlah kasus infeksi korona bertambah sebanyak 1.921.

    Para pejabat tinggi Partai Komunis di Wuhan, kota virus tersebut pertama kali muncul pada Desember lalu menyatakan penyesalan mereka. "Kami menyesal pemerintah setempat bertindak terlalu lambat," kata mereka.

    Virus ini diyakini muncul pada Desember lalu di kota Wuhan, tepatnya dari sebuah pasar yang menjual berbagai hewan liar.

    Pekan lalu, pemerintah pusat Tiongkok menutup sementara kota Wuhan dan beberapa kota lain di Provinsi Hubei. Namun, epidemi ini telah menyebar luas karena warga Tiongkok bepergian ke seluruh negeri dan luar negeri selama liburan Tahun Baru Imlek pekan lalu.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global. Namun, mereka tidak membatasi perdagangan internasional atau pembatasan perjalanan ke Tiongkok.

    Sejak berkembang menjadi darurat kesehatan global, kasus terjangkit virus ini ditemukan di lebih dari 20 negara, termasuk Amerika Serikat, Prancis, dan Australia.

    Beberapa negara telah berjuang mengevakuasi warga negara mereka dari Wuhan, termasuk Indonesia. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, dan Menteri Kesehatan dr. Terawan telah melepas kepergian tim evakuasi kemarin siang, yang terdiri dari para diplomat RI, TNI, kru pesawat, dan tim kesehatan.

    Para tim evakuasi ini dilaporkan merelakan diri untuk proses evakuasi. Nantinya mereka akan ikut dikarantina terlebih dulu sebelum kembali ke Jakarta.

    Dalam jumpa pers, Menlu Retno mengatakan sebanyak 245 WNI ditambah lima orang dari tim aju KBRI Beijing akan dievakuasi ke Indonesia. Para WNI ini akan tiba di Batam, kemudian dikarantina selama 14 hari di Natuna.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id