Tiongkok Berencana 'Depak' Carrie Lam dari Hong Kong

    Marcheilla Ariesta - 23 Oktober 2019 10:07 WIB
    Tiongkok Berencana 'Depak' Carrie Lam dari Hong Kong
    Pemimpin eksekutif Hong Kong, Carrie Lam. (Foto: AFP).
    Hong Kong: Pemerintah Tiongkok dilaporkan sedang menyusun rencana untuk mengganti Pemimpin Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam. Protes yang terjadi berbulan-bulan di pusat keuangan Tiongkok itu diduga pemicunya.

    Sumber menuturkan, penerus Lam akan memulai masa jabatannya pada Maret 2020, dan menjalani sisa masa jabatan hingga 2022. Ini akan terjadi jika Presiden Tiongkok Xi Jinping memutuskan untuk 'mendepaknya' dari Hong Kong.

    Rencana penggantian Lam pertama kali diberitakan Financial Times. Mereka melaporkan Tiongkok ingin situasi stabil sebelum keputusan mengenai pergantian pemimpin Hong Kong ini terlaksana. 

    "Tiongkok tak ingin dilihat menyerah pada protes," tulis mereka, yang kemudian dikutip kembali Fox News, Rabu, 23 Oktober 2019.

    Kebijakan Lam telah memicu protes yang berujung ricuh selama lima bulan. Ratusan ribu orang turun ke jalan sejak Juni.

    Awalnya mereka memprotes langkah pemerintah yang membuat rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi, yang memungkinakn warga Hong Kong dikirim ke Tiongkok untuk diadili di pengadilan. Namun, RUU tersebut sudah ditangguhkan.

    Saat ini, permintaan para pedemo lebih mendalam, yakni demokrasi yang meluas tanpa intervensi pemerintah Tiongkok pusat.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id