Kemenlu Sosialisasikan Diplomasi Ekonomi Aspasaf di Undana

    Willy Haryono - 06 November 2019 13:04 WIB
    Kemenlu Sosialisasikan Diplomasi Ekonomi Aspasaf di Undana
    Sesditjen Aspasaf Rossy Verona (kanan) berjabat tangan dengan Rektor Undana Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si, Ph.D di Kupang, NTT, Selasa 5 November 2019. (Foto: Kemenlu RI)
    Kupang: Kementerian Luar Negeri RI bekerja sama dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur, dalam menggelar sosialisasi mengenai diplomasi ekonomi di kawasan Asia Pasifik dan Afrika (Aspasaf) dan juga kisah sukses penyelenggaraan Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue 2019. 

    Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Aspasaf Kemenlu RI, Rektor Undana, Kepala Biro Ekonomi dan Kerja Sama Sekda Provinsi NTT, wakil dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR serta lebih dari 200 mahasiswa Undana.

    Dalam keterangan tertulis Kemenlu RI, Rabu 6 November 2019, kegiatan di Undana merupakan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan di NTT. Daerah merupakan aktor penggerak dalam diplomasi ekonomi, yang produk atau potensi unggulannya perlu didorong untuk menembus pasar internasional.

    Para pelaku usaha di daerah, termasuk NTT, juga perlu dipastikan kesiapannya agar semua produk yang akan diekspor telah memenuhi standar perdagangan internasional. 

    Di samping itu, tujuan lain kegiatan ini adalah untuk berbagi informasi mengenai capaian diplomasi ekonomi yang telah dilakukan oleh Kemenlu RI selama ini, seperti Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue 2019 yang berhasil mencetak kesepakatan senilai USD822 juta atau setara Rp11,5 triliun.

    Dalam sambutannya, Sesditjen Aspasaf Rossy Verona menyampaikan bahwa sosialisasi ke Undana dimaksudkan untuk melakukan sinergi dan kerja sama dengan kalangan civitas akademika terkait berbagai potensi yang bisa digarap bersama.

    Bentuk kerja sama secara khusus yang ingin dicapai adalah di bidang pendidikan, antara Undana dengan negara-negara di kawasan Aspasaf. Selain itu, Rossy menyebutkan bahwa sosialisasi ini juga bertujuan mendengarkan masukan dari daerah agar diplomasi yang dijalankan tepat sasaran dan dapat dinikmati seluruh elemen masyarakat.

    Kemenlu Sosialisasikan Diplomasi Ekonomi Aspasaf di Undana
    Sosialisasi diplomasi ekonomi Indonesia di Undana. (Foto: Kemenlu RI)

    Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si, Ph.D, menanggapi positif keberlangsungan acara. Benu mengaku bersedia jika peluang kerja sama pendidikan dengan negara-negara di kawasan Aspasaf mulai dijajaki, khususnya Afrika, mengingat Undana memiliki Center of Excellence di bidang dry land. Pertanian lahan kering dinilai cocok untuk diterapkan di negara Afrika Sub Sahara. 

    Undana siap bersinergi dengan Kemenlu RI dalam meningkatkan kerja sama teknik di bidang pertanian lahan kering di kawasan Afrika.

    Acara ini menginspirasi kalangan mahasiswa Undana untuk terus maju dan membangun ekonomi serta kapasitas sumber daya manusia di daerah. Pemahaman civitas akademika Kupang tentang pentingnya keberanian menembus pasar non-tradisional di Afrika semakin menunjukkan urgensi membangun kerja sama ekonomi dengan Afrika pada khususnya dan kawasan Aspasaf pada umumnya. 

    Undana berharap Kemenlu RI terus berupaya menggapai kalangan akademisi di daerah untuk berbagi informasi mengenai kemajuan dan capaian diplomasi Indonesia di kawasan.

    Tampil sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Sub-direktorat Afrika 4, Yoshi Iskandar, Kepala Kantor Pemasaran LPEI Denpasar, Muhammad Tito Septiarto, serta Business Development Manager WIKA, Arief Kurniawan.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id