comscore

Presiden Taiwan akan Kunjungi Amerika Tengah

Willy Haryono - 22 Desember 2016 10:24 WIB
Presiden Taiwan akan Kunjungi Amerika Tengah
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (tengah) melambaikan tangan di Istana Kepresidenan, Taipei, 10 Oktober 2016. (Foto: AFP/SAM YEH)
medcom.id, Taipei: Presiden Taiwan Tsai Ing-wen berencana mengunjungi Guatemala bulan depan. Kunjungan akan dilakukan di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dengan Tiongkok, setelah Tsai menelepon presiden terpilih AS Donald Trump. 

Kementerian Luar Negeri Guatemala mengonfirmasi jadwal kunjungan pada 11-12 Januari, hanya sepekan sebelum Trump resmi menjadi presiden Negeri Paman Sam. 
Guatemala adalah satu dari 21 negara dunia yang menentang sikap Tiongkok terhadap Taiwan. Selama ini Beijing menganggap Taiwan sebagai salah satu provinsi "bandel" dan sama sekali tidak mau membicarakan, terlebih mengakuinya, sebagai negara independen. 

Seperti dikutip AFP, Kamis (22/12/2016), Tsai juga dijadwalkan mengunjungi negara di Amerika Tengah lainnya, yakni Honduras, El Salvador dan Nikaragua. Disebutkan kunjungan Tsai bertujuan "memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama."

Beijing telah meminta AS mencegah Tsai terbang ke Amerika Tengah melalui zona udara AS. Beberapa laporan menyebut Tsai mungkin akan berhenti di New York untuk berbicara dengan Trump. 

Satu Tiongkok

Presiden Taiwan akan Kunjungi Amerika Tengah
Donald Trump dan Tsai Ing-wen. (Foto: AFP)

Sikap Washington selama ini yang mendukung kebijakan "Satu Tiongkok" dipertanyakan Trump. Ia menyebut pengakuan Taiwan sebagai negara dapat dijadikan sebagai alat tawar untuk mengekstrasi perjanjian dagang dari Beijing. 

"Saya heran mengapa kita harus terikat dengan kebijakan Satu Tiongkok," sebut Trump dalam wawancaranya dengan Fox News beberapa hari lalu. 

AS memutus hubungan diplomatik dengan Taiwan pada 1979 dan mengakuinya sebagai bagian dari "Satu Tiongkok". Namun AS tetap menjaga hubungan secara tidak resmi dengan Taiwan.

Tsai sendiri telah menolak konsep kebijakan 'Satu Tiongkok'. Sikapnya memaksa Tiongkok memutuskan komunikasi formal dengan pemerintahan Tsai yang baru dibentuk.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id