comscore

152 Orang Terluka Akibat Gas Air Mata di Kashmir

Marcheilla Ariesta - 23 Agustus 2019 15:11 WIB
152 Orang Terluka Akibat Gas Air Mata di Kashmir
Protes warga Pakistan di Kashmir. (Foto: AFP).
Kashmir: Sebanyak 152 orang terluka akibat gas air mata di Kashmir. Gas air mata ini ditembakkan pasukan keamanan India saat ada aksi massa di wilayah Kashmir yang disengketakan.

Para korban luka tersebut dibawa ke Srinagar Institute of Medical Sciences (SKIMS) dan Rumah Sakit Shri Maharaj Hari Singh.
Pemerintah India masih belum memberikan angka pasti mengenai korban luka. Namun, mereka mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Dilansir dari Aljazeera, Jumat, 23 Agustus 2019, Pemerintah India mengerahkan polisi paramiliter ke wilayah Kashmir. Mereka juga melarang pertemuan publik, bahkan memutus sinyal ponsel dan internet untuk mencegah protes skala besar.

Namun, kaum muda di Kashmir menggunakan waktu Salat Jumat untuk memprotes langkah India mencabut status khusus Kashmir. Ini merupakan awal dari bentrokan antara pasukan keamanan India dan demonstran.

"Jumlah korban luka kemungkinan akan bertambah," kata pejabat pemerintah di Kashmir.

Salah seorang korban luka merupakan remaja 15 tahun. Dia terluka karena terkena senjata api.

Saksi mata mengatakan pasukan paramiliter India menembakkan selongsong gas air mata kepada remaja bernama Asrar Khan tersebut. Dia juga terkena pecahan peluruh di wajah.

Dokter di SKIMS yang merawatnya mengatakan ada pendarahan internal di parah di kepalanya. "Dia menderita cidera kepala serius. Prioritas kami sekarang adalah menyelamatkan hidupnya," imbuh dokter tersebut.

Sengketa Kashmir kini semakin parah usai India mencabut status otonomi Kashmir dan menyebut segera menjadikan Kashmir dan Jammu wilayah di bawah hukum India. 

Kashmir terbagi antara India dan Pakistan -- dua negara pemilik kekuatan nuklir -- sejak berakhirnya kekuasaan kolonial Inggris pada 1947. Tetapi kedua negara sama-sama mengklaim kawasan secara keseluruhan.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id