Indonesia dan Rusia Sejalan soal Palestina di DK PBB

    Marcheilla Ariesta - 10 April 2019 15:01 WIB
    Indonesia dan Rusia Sejalan soal Palestina di DK PBB
    Dubes Lyudmila Vorobieva saat memberikan keterangan pers di kediamannya di Jakarta, Rabu 10 Maret 2019. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)
    Jakarta: Indonesia selalu menggaungkan isu Palestina dalam setiap kegiatan internasional, terutama di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Sebagai sesama anggota DK PBB, Rusia menegaskan memiliki posisi yang sama dengan Indonesia menyangkut isu Palestina.

    Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva menegaskan bahwa negaranya mendukung penuh Indonesia dalam membawa isu Palestina di panggung DK PBB.

    "Rusia-Indonesia memiliki posisi yang hampir sama dalam masalah Palestina. Kami sangat mendukung bahwa Indonesia membawa masalah ini sehingga menjadi perhatian DK PBB dan komunitas internasional pada umumnya," tutur dia dalam jumpa pers di kediamannya, Jakarta, Rabu 10 April 2019.

    Dubes Vorobieva mengakui kurangnya perhatian komunitas global terhadap isu kemerdekaan dan kemanusiaan di Palestina. Menurutnya, isu Palestina cenderung tergeser berbagai konflik lain, semisal perang sipil di Suriah.

    Mengenai Palestina, Dubes Vorobieva menyebut Rusia telah bekerja sama dengan Indonesia sejak beberapa dekade terakhir. "Kami sangat menghargai upaya Indonesia dan kami mendukung semua upaya untuk menyelesaikan masalah ini," imbuhnya.

    Ia mengaku memiliki kekhawatiran konflik Palestina ini belum dapat diselesaikan dalam waktu dekat.  "Kami (Rusia dengan Indonesia) akan berkonsultasi satu sama lain dan posisi kami sangat dekat. Mungkin Rusia-Indonesia dapat melakukan sesuatu bersama mengenai penanganan masalah ini," ungkap Vorobieva.

    Mei mendatang, Indonesia mendapat kesempatan untuk menjadi ketua DK PBB. Indonesia akan membawa masalah Palestina ini saat memegang keketuaan tersebut.

    Isu Palestina selalu berada di jantung politik luar negeri Indonesia. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan itu sudah tertuang dalam konstitusi negara.

    Karenanya, Indonesia selalu membawa isu ini dalam organisasi internasional dan membantu pembangunan di wilayah itu. Menlu Retno berharap, nantinya usai mendapat kemerdekaan, Palestina bisa langsung berdiri sebagai sebuah bangsa berdaulat.

    Baca: Rusia-Indonesia Sepakat Solusi Dua Negara untuk Palestina



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id