Penyelidikan Tanpa Akhir Dihadapi Mantan PM Malaysia

    Fajar Nugraha - 16 Oktober 2018 12:06 WIB
    Penyelidikan Tanpa Akhir Dihadapi Mantan PM Malaysia
    Mantan PM Malaysia Najib Razak tiba di gedung parlemen di Kuala Lumpur, 15 Oktober 2018. (Foto: AFP/MOHD RASFAN)
    Putrajaya: Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak kembali dipanggil oleh pihak penyelidik korupsi Malaysia, Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM). Pemanggilan pada Selasa 16 Oktober ini diduga terkait kasus 1 Malaysia Development Berhad (1MDB).

    Sosok yang pernah menjadi penguasa Malaysia ini tiba di markas SPRM di Putrajaya pada pukul 10.00 pagi waktu setempat. Sumber setempat menyebutkan bahwa Najib sudah berada di dalam gedung tetapi tidak ada pihak SPRM yang memberikan penjelasan.

    "Diyakini bahwa mantan perdana menteri kembali dipanggil untuk menjawab pertanyaan sekitar isu 1MDB," sebut surat kabar The Star, Selasa 16 Oktober 2018.

    Sebelumnya pada 19 September lalu, Najib sempat dipanggil untuk menjawab pertanyaan mengenai. 21 tuduhan pencucian uang terkait kasus 1MDB. Dia diduga mentransfer uang sebesar USD681 juta atau setara Rp10,1 triliun ke rekening pribadinya. 

    Baca: Sabotase Menyulitkan Malaysia Tangkap Tokoh Utama 1MDB

    Namun tokoh Partai UMNO ini menyangkal tudingan tersebut. Najib kemudian dibebaskan kembali dengan membayar uang jaminan.

    Satuan tugas khusus (satgas) yang menyelidiki skandal mega korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) telah membekukan 408 rekening bank milik puluhan individu dan perusahaan. Rekening yang dibekukan diduga terkait penyelidikan barang sitaan 1,1 miliar ringgit atau sekitar Rp3,8 triliun dalam skandal 1MDB.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id