Tiongkok Kembali Ubah Metode Penghitungan Pasien Korona

    Marcheilla Ariesta - 21 Februari 2020 09:34 WIB
    Tiongkok Kembali Ubah Metode Penghitungan Pasien Korona
    Warga Beijing di Tiongkok masih menggunakan masker di tengah merebaknya virus korona. Foto: AFP
    Beijing: Tiongkok kembali mengubah metode penghitungan pasien terinfeksi virus korona COVID-19. Saat ini, mereka hanya memasukkan pasien yang positif dengan pengujian laboratorium canggih.

    Ini merupakan kali kedua Beijing mengubah metode penghitungan mereka dalam delapan hari. Sebelumnya, usai melakukan perubaham metode penghitungan, mereka sempat merevisi data warga yang meninggal dunia.

    Pejabat kesehatan Tiongkok pekan lalu mengatakan pasien dari provinsi Hubein dan ibu kotanya, Wuhan, telah didiagnosis melalui metode klinis termasuk pencitraan paru-paru. Ini metode penghitungan tambahan selain uji laboratorium.

    Perubahan itu dibuat karena adanya tumpukan pasien yang menunggu tes asam nukleat, dan kondisinya memburuk. "Pasien membutuhkan perawatan aktif," kata kepala dokter Rumah Sakit Universitas Peking di Beijing, Wang Guiqiang, dilansir dari Channel News Asia, Jumat 21 Februari 2020.

    Setelah perubahan metode hitung ini, kata Wang, tidak ada lagi pasien yg menunggu uji asam nukleat. "Kita sekarang dapat dengan cepat menguji semua kasus yang diduga atau terdiagnosis COVID-19," terangnya.

    Meskipun lebih dari 600 infeksi baru dilaporkan pada Kamis di ibu kota Hubei, Wuhan, angka itu adalah penghitungan harian terendah sejak akhir Januari dan turun dari 1.749 kasus baru sehari sebelumnya.

    Adapun korban tewas seluruh dunia akibat virus korona sudah mencapai 2.130 orang dan 16.882 lainnya sembuh dari infeksi virus itu. Sementara hingga saat ini sudah 75.778 orang terinfeksi virus COVID-19 di seluruh dunia.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id