93 WNI di Wuhan tak Ada yang Terinfeksi Virus Korona

    Marcheilla Ariesta - 24 Januari 2020 16:26 WIB
    93 WNI di Wuhan tak Ada yang Terinfeksi Virus Korona
    Warga Tiongkok di Wuhan gunakan masker hindari terinfeksi virus korona. Foto: AFP
    Wuhan: Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok cabang Wuhan melaporkan masih ada 93 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah yang sedang diisolasi karena virus korona tersebut. Menurut mereka, hingga saat ini tidak ada yang terjangkit virus korona tipe terbaru tersebut.

    "Jumlah mahasiswa dan WNI di Wuhan 93 orang per 24 Januari pukul 11.00 waktu Wuhan. Tidak ada laporan WNi di kota Wuhan yang terjangkit virus korona," kata PPI Tiongkok cabang Wuhan dalam pernyataan yang diterima Medcom.id, Jumat, 24 Januari 2020.

    PPIT Wuhan mengatakan semua mahasiswa rata-rata tinggal di asrama. Mereka dilaporkan selalu dalam pengawasan pihak kampus.

    Dalam pernyataannya, PPIT Wuhan mengatakan seluruh kampus di Wuhan melakukan tindakan pencegahan dengan memberikan masker, sabun cair dan termometer (alat pengukur suhu badan) gratis kepada mahasiswa.

    Sebelumnya, kabar beredar jika WNI yang berada di Wuhan minta untuk segera dievakuasi. Namun, merujuk dari pernyataan PPIT Wuhan, para WNI di sana selalu berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Besar RI di Beijing.

    "PPIT Wuhan selalu berkoordinasi dengan KBRI Beijing, Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia dan telah bergabung dengan grup WeChat untuk mempermudah komunikasi dan konsultasi," tutur mereka.

    Mereka juga menambahkan jika KBRI Beijing selalu memonitor kondisi WNI di Wuhan. KBRI Beijing juga meminta agar WNI tidak perlu panik.

    Wuhan kini tengah diisolasi akibat menyebarnya virus korona. Wilayah ini menjadi tempat awal virus tersebut ditemukan.

    Pemerintah Tiongkok tidak memperbolehkan warga untuk masuk dan keluar dari wilayah Wuhan. Langkah ini dilakukan untuk menghentika penyebaran virus.

    Pasalnya, virus korona telah menjangkiti lebih dari 600 orang, dengan jumlah korban meninggal mencapai 18 jiwa. Beberapa negara mengkonfirmasi ada pasien yang terjanhkit virus tersebut, seperti di Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Makau, Thailand, dan Amerika Serikat.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id