Tersangka Pembakar Studio KyoAni Sempat Pantau Lokasi

    Willy Haryono - 21 Juli 2019 07:24 WIB
    Tersangka Pembakar Studio KyoAni Sempat Pantau Lokasi
    Petugas pemadam kebakaran berada di luar gedung KyoAni di Kyoto, Jepang, 18 Juli 2019. (Foto: AFP/JIJI/Getty)
    Kyoto: Pria yang diduga membakar sebuah studio animasi Jepang di Kyoto disebut sejumlah saksi telah memantau lokasi beberapa hari sebelum kejadian.

    Sejumlah orang mengaku melihat pria dengan ciri-ciri seperti Shinji Aoba di dekat studio Kyoto Animation (KyoAni), sebelum gedung itu dibakar pelaku pada Kamis 18 Juli. 

    Aoba, yang mengalami luka bakar parah, berada di tahanan polisi setelah dinyatakan sebagai tersangka. Ia telah dipindahkan ke sebuah rumah sakit di Osaka. 

    Dilansir dari BBC, Sabtu 20 Juli 2019, satu tambahan korban dinyatakan meninggal akibat luka-luka yang terlampau parah. Total korban tewas dalam tragedi KyoAni mencapai 34 orang.

    Api melalap studio KyoAni pada Kamis 18 Juli pagi waktu setempat. Kebakaran yang menewaskan puluhan orang dan melukai sejumlah lainnya itu disebut-sebut sebagai pembunuhan massal terburuk di Jepang dalam beberapa tahun terakhir.

    Seorang perempuan mengatakan kepada kantor berita Kyodo bahwa dirinya melihat pria mirip Aoba di dekat KyoAni pada Senin 15 Juli. Dia mengatakan pria itu membawa dua kotak yang kelihatannya berisi jeriken minyak tanah.

    Dua mahasiswa juga mengaku melihat seorang pria dengan ciri-ciri seperti Aoba di dekat KyoAni pada Rabu 17 Juli malam. Salah satu mahasiswa menyebut pria mirip Aoba itu berbaring di sebuah kursi yang berjarak sekitar 500 meter dari studio KyoAni.

    Polisi menangkap Aoba atas dugaan membakar KyoAni. Aoba diketahui pernah menuduh KyoAni sebagai studio yang melakukan plagiarisme terhadap novel miliknya.

    Orang-orang yang menyaksikan penahanan Aoba mengaku mendengar pelaku mengeluhkan bahwa KyoAni telah mencuri ide-idenya. Aoba belum secara resmi diwawancara, karena polisi masih menunggu pelaku pulih dari luka bakarnya.

    Terperangkap di Tangga

    Media NHK melaporkan bahwa Aoba memiliki catatan kriminal dan pernah dijebloskan ke penjara karena mencuri uang dari minimarket. Presiden KyoAni mengaku mendapatkan surat bernada ancaman belum lama ini, namun dirinya tidak tahu apakah itu terkait dengan pembakaran.

    Kebakaran melanda KyoAni pada pukul 10.30 waktu setempat. Sejumlah saksi mata mendengar suara ledakan kencang yang diikuti kebakaran, membuat beberapa orang di dalam studio melompat dari jendela.

    Polisi mengatakan pelaku memasuki studio dan menyiramkan cairan mudah terbakar dari sebuah ember. Pelaku kemudian menyulutkan api dan berteriak, "Mati!"

    Sebagian besar korban tewas ditemukan menumpuk di tangga lantai tiga menuju atap. Petugas pemadam mengatakan pintu menuju atap terkunci, sehingga banyak orang terperangkap dan tewas.

    Studio KyoAni tidak memiliki penyemprot air tipe sprinkler atau hidran mini. Dalam aturan keselamatan bangunan di Jepang, sebuah gedung tidak diharuskan memiliki dua alat tersebut.

    KyoAni didirikan pada 1981 dan telah menghasilkan banyak animasi populer, termasuk K-On dan The Melancholy of Haruhi Suzumiya. Studio itu juga telah menciptakan film layar lebar dari beberapa waralabanya, dan merilis A Silent Voice pada 2016 yang mendapat apresiasi luas di dunia animasi.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id