• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

 jepang  

Pemimpin Sekte Sesat Jepang Dieksekusi Mati

Sonya Michaella - 06 Juli 2018 17:12 wib
Pemimpin sekte sesat Aum Shinrikiyo yakni Shoko Asahara
Pemimpin sekte sesat Aum Shinrikiyo yakni Shoko Asahara dieksekusi mati di Jepang (Foto: AFP).

Tokyo: Pemimpin sekte sesat di Jepang, Shoko Asahara, yang melakukan aksi teror pada 1995 di Jepang, dilaporkan telah dieksekusi mati. Asahara, yang juga ketua dari kelompok Aum Shinrikyo dieksekusi dengan cara digantung.
 
Selain Asahara, 12 pengikutnya juga akan dieksekusi pada hari ini. Namun, Kementerian Kehakiman Jepang enggan berkomentar soal rencana eksekusi tersebut.
 
Meski demikian, sebelumnya Menteri Kehakiman Jepang Yoko Kamikawa sempat membeberkan bahwa tujuh pengikut Asahara sudah dieksekusi, kendati tak jelas kapan pelaksanaannya.
 
"Kelompok Aum bertanggung jawab atas aksi mengerikan dan serius. Kami berharap aksi tersebut tak pernah terjadi lagi," kata Kamikawa, dikutip dari AFP, Jumat 6 Juli 2018.
 
Asahara sendiri bertanggung jawab terhadap aksi teror dengan menebarkan racun saraf jenis sarin di stasiun kereta bawah tanah Tokyo pada 20 Maret 1995 silam yang menyebabkan 13 orang tewas.
 
Dari keterangan saksi mata saat itu, para anggota pengikut kelompok Aum Shinrikyo menyembunyikan cairan sarin itu di pakaian mereka lalu menyebar ke lima kereta berbeda.
 
Kelompok Aum Shinrikyo didirikan oleh Asahara sekitar 1980-an. Ia mengklaim kelompoknya tersebut adalah kelompok spiritual. Sejumlah ajaran digabungkan ke dalam kelompok itu, yaitu Buddha, Hindu dan Kristen.
 
Bahkan, Asahara mendeklarasikan dirinya sebaga Yesus Kristus dan Buddha secara bersamaan. Diyakini, hingga saat ini Aum Shinrikyo memiliki ribuan pengikut di seluruh dunia.


(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.