Sri Lanka Perketat Keamanan di Sekolah Katolik

    Sonya Michaella - 21 Mei 2019 08:44 WIB
    Sri Lanka Perketat Keamanan di Sekolah Katolik
    Penjagaan ketat otoritas Sri Lanka terhadap sekolah-sekolah Katolik. (Foto: AFP)
    Kolombo: Usai pengeboman beruntun di gereja dan hotel mewah yang menewaskan 258 orang bulan lalu, kini keamanan di Sri Lanka diperketat, terutama di sekolah-sekolah Katolik di ibu kota.

    "Layanan militer dan pengamanan penuh diberlakukan di seluruh sekolah-sekolah Katolik dan gereja-gereja," kata salah seorang pejabat militer Sri Lanka, dikutip dari Channel News Asia, Selasa 21 Mei 2019.
    Setidaknya, lebih dari 12 sekolah Katolik akan dibuka kembali tepat sebulan setelah insiden pengeboman tersebut. Pembukaan kembali sekolah-sekolah ini juga telah disetujui Uskup Agung Sri Lanka.

    Baca: Sri Lanka Bertekad Basmi Perusuh Anti-Muslim

    Kelas Tingkat Lanjutan akan dimulai pada hari ini, namun sekolah dasar dan menengah akan dibuka secara bertahap di pekan mendatang. 

    Selain itu, di sejumlah sekolah dasar, para murid diperbolehkan untuk tidak memakai seragam sekolah untuk sementara waktu. Tak hanya itu, status darurat dan jam malam pun masih diberlakukan di negara tersebut. 

    Sementara itu, otoritas Sri Lanka mengklaim telah menangkap semua tersangka pelaku pengeboman. Sebelumnya, Sri Lanka menuduh dua grup militan lokal -- National Thowheed Jamath (NTJ) and Jamathei Millathu Ibraheem -- sebagai dalang di balik ledakan. 

    Namun, kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman ini.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id