Mahathir-Anwar Bertemu Membahas Transisi Kekuasaan

    Fajar Nugraha - 22 November 2019 09:03 WIB
    Mahathir-Anwar Bertemu Membahas Transisi Kekuasaan
    Pertemuan Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim membahas isu transisi kepemimpinan. Foto: The Star
    Petaling Jaya: Perdana Menteri Tun Mahathir Mohamad dan Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) Datuk Seri Anwar Ibrahim melakukan pertemuan selama 30 menit di Perdana Leadership Foundation, Kamis 21 November.

    Dalam serangkaian tweet, Anwar mengatakan posisinya dan posisi PM Mahathir tentang masalah transisi kepemimpinan. Mereka menegaskan masalah ini tidak berubah dari pengaturan yang disepakati oleh koalisi Pakatan Harapan dan seperti yang dijanjikan oleh Mahathir.

    "Dalam pertemuan itu, saya meminta Perdana Menteri untuk mengeluarkan pernyataan yang berkaitan dengan beberapa masalah,” ujar Anwar dalam akun Twitternya, seperti dikutip The Star, Jumat, 22 November 2019.

    "Saya telah memberitahunya bahwa masalah transisi kekuasaan harus dilakukan secara damai dan tertib dalam periode yang masuk akal dan dengan kesepakatan bersama," katanya.

    Anwar mengatakan bahwa nama mereka tidak boleh dikaitkan dengan skema atau upaya apa pun untuk menyimpang dari perjanjian tentang masalah transisi.


    “Kami juga telah sepakat untuk memusatkan perhatian kami pada pertumbuhan ekonomi dan menuju penyelenggaraan KTT Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) tahun depan. Perdana Menteri juga mencatat berbagai tuduhan terhadap menteri-menteri kabinet tertentu yang telah menyalahgunakan kekuasaan mereka atau yang telah meningkatkan dukungan politik melalui proyek-proyek pemberian," tegas Anwar.

    Anwar juga memposting foto keduanya, tersenyum dan tampak ramah. Sementara Mahathir juga mengatakan bahwa Anwar telah memahami masalah yang terkait dengan transisi kepemimpinan.

    "(Anwar) mengatakan bahwa dia memahami masalah yang dihadapi dan bahwa seharusnya tidak ada terlalu banyak ketegangan oleh orang-orang yang membuat semua jenis saran seperti tanggal transisi," katanya kepada wartawan di sela-sela KTT Kuala Lumpur.

    Pertemuan antara Mahathir dan Anwar datang setelah beberapa hari ketegangan politik. Pada Senin 18 November malam, Wakil Presiden PKR, Datuk Seri Azmin Ali mengadakan pertemuan dengan 27 anggota parlemen dari PKR dan Umno.

    Banyak orang heran dengan pertemuan Azmin Ali dengan anggota parlemen Umno.  Tetapi Azmin menggambarkan pertemuan itu sebagai hal biasa.

    Mahathir telah mengumumkan pada Rabu 20 November bahwa perombakan kabinet dapat terjadi sebelum KTT APEC tahun depan.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id