Korut Ancam Jepang dengan Misil Balistik Sungguhan

    Willy Haryono - 01 Desember 2019 08:00 WIB
    Korut Ancam Jepang dengan Misil Balistik Sungguhan
    Pemimoin Korut Kim Jong-un memantau peluncuran sebuah proyektil. (Foto: KCNA)
    Pyongyang: Korea Utara mengancam Jepang dengan "misil balistik sungguhan" karena merasa tak terima dengan pernyataan Perdana Menteri Shinzo Abe. Korut geram usai PM Abe mengecam Pyongyang yang "terus-menerus meluncurkan misil balistik."

    Korut membantah tudingan Jepang, dan mengaku tidak meluncurkan misil sungguhan pada Kamis kemarin, melainkan hanya menguji coba "peluncur roket berukuran super besar."

    "Jepang mungkin akan melihat misil balistik sungguhan dalam waktu dekat," tulis media nasional Korut, dilansir dari BBC, Sabtu 30 November 2019. Di bawah resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Korut dilarang meluncurkan misil balistik.

    Pyongyang berada di bawah serangkaian sanksi ekonomi atas program misil dan nuklir mereka. Mencabut sanksi adalah tujuan utama Korut dalam menjalankan diskusinya dengan Amerika Serikat sejak setahun lalu.

    Namun diskusi ini relatif mandek meski Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut telah dua kali bertemu secara resmi, dan satu kali secara informal.

    Kamis kemarin, pemantau Korea Selatan mengaku melihat dua "proyektil tak dikenal" yang meluncur menuju Laut Jepang.

    "Peluncuran misil balistik secara terus-menerus oleh Korut adalah pelanggaran serius. Bukan hanya terhadap negara kami, tapi juga komunitas internasional," kata PM Abe saat itu.

    Usai laporan adanya dua misil, Korut merilis sejumlah foto yang memperlihatkan Kim sedang memantau peluncuran.

    "PM Abe dapat dibilang sebagai pria paling bodoh dan idiot dalam sejarah karena gagal membedakan antara misil dan sistem peluncur roket," tulis media nasional Korean Central News Agency (KCNA).

    "PM Abe mungkin akan melihat sendiri misil balistik dalam waktu dekat. PM Abe tak lain dan tak bukan hanyalah seorang politikus kerdil," lanjutnya,

    Vipin Narang, profesor madya dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), menilai baik Korut maupun Jepang tidak sepenuhnya benar.

    Proyektil yang diluncurkan Kamis kemarin diyakini sebagai KN-25, sebuah roket yang dianggap banyak analisis sebagai misil balistik karena ukurannya.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id