Delegasi AS Akan Hadiri Pelantikan Presiden di Jakarta

    Willy Haryono - 15 Oktober 2019 19:13 WIB
    Delegasi AS Akan Hadiri Pelantikan Presiden di Jakarta
    Dubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr berbicara kepada awak media di kantor Muhammadiyah, Jakarta, Selasa 15 Oktober 2019. (Foto: Medcom.id/Willy Haryono)
    Jakarta: Amerika Serikat berencana mengirim perwakilannya untuk menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden Indonesia terpilih periode 2019-2024 di Jakarta pada 20 Oktober mendatang. 

    Kabar disampaikan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr kepada awak media dalam kunjungannya ke kantor Muhammadiyah di Jakarta, Selasa 15 Oktober 2019.

    "Nanti akan ada delegasi dari AS saat pelantikan presiden di tanggal 20 (Oktober)," kata Dubes Donovan.

    Mengenai pelantikan presiden dan wakil presiden, Dubes Donovan mengapresiasi pemilihan umum serentak di Indonesia yang digelar pada 17 April lalu. Menurutnya, proses pemungutan suara berlangsung relatif aman tanpa gangguan berarti meski digelar secara bersamaan di banyak wilayah.

    "Pemilu (serentak) kemarin telah menjadi sejarah dalam pembangunan demokrasi di Indonesia," tutur Dubes Donovan.

    Sebelum bertemu awak media, Dubes Donovan melakukan pertemuan tertutup bersama jajaran Muhammadiyah, termasuk Ketua Umum Haedar Nashir.

    Keduanya membahas beragam isu, mulai dari isu etnis minoritas Uighur di Xinjiang, Tiongkok, hingga penderitaan pengungsi Rohingya di Bangladesh dan nasib warga sipil dalam konflik Yaman.

    Terkait Xinjiang, Dubes Donovan menceritakan bahwa sekitar tiga pekan lalu, ada lima organisasi HAM -- termasuk Human Right Watch (HRW) -- yang menuliskan surat kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengenai isu Uighur di Xinjiang.
     
    Ia juga menyebutkan mengenai dua media besar global, CNN dan BBC, yang telah melakukan peliputan sekaligus investigasi dugaan pelanggaran HAM di Xinjiang.

    "Kami tidak hanya khawatir soal Uighur, tapi juga etnis minoritas lain di Xinjiang dan juga Kazakhstan," ujar Dubes Donovan.

    Sementara itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyebut 15 tamu kenegaraan telah mengonfirmasi akan hadir dalam pelantikan presiden-wakil presiden terpilih periode 2019-2024.

    Bamsoet menjelaskan protokoler pengamanan tamu-tamu negara dimulai dari titik penjemputan tamu kenegaraan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta sampai lokasi penginapan.

    "Dua kepala negara, empat kepala pemerintahan, sembilan utusan khusus dan 157 lebih duta besar yang diundang dan akan hadir di pelantikan presiden 20 Oktober mendatang," ucap Bamsoet.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id