Tiongkok Peringati Hari Nasional, Polisi Hong Kong Bersiaga

    Willy Haryono - 01 Oktober 2019 10:06 WIB
    Tiongkok Peringati Hari Nasional, Polisi Hong Kong Bersiaga
    Polisi mengamankan gerbang di kantor perwakilan Tiongkok di Hong Kong, Selasa 1 Oktober 2019. (Foto: AFP/ANTHONY WALLACE)
    Hong Kong: Kepolisian Hong Kong menyiagakan aparat keamanan di seantero kota dalam rangka mengantisipasi terjadinya aksi protes pro-demokrasi hari ini, Selasa 1 Oktober 2019, yang juga bertepatan dengan peringatan 70 tahun berkuasanya Partai Komunis Tiongkok.

    Menjelang Hari Nasional Tiongkok, otoritas Hong Kong telah menutup dua stasiun kereta api bawah tanah yang berlokasi di dekat kompleks kantor pemerintahan. Polisi juga melakukan pemeriksaan acak terhadap warga di sejumlah ruas jalan.

    Hong Kong bersiaga karena demonstran telah berjanji akan beraksi saat Beijing merayakan hari nasionalnya.

    Akhir pekan kemarin, bentrokan antara pedemo dan polisi terjadi di sejumlah wilayah di Hong Kong. Seorang jurnalis asal Indonesia bahkan sempat terkena tembakan peluru karet saat meliput gelombang protes di pekan ke-17 tersebut.

    Pagi ini, sejumlah pejabat kota Hong Kong menyaksikan upacara pengibaran bendera dalam rangka merayakan Hari Nasional Tiongkok. Namun mereka melihatnya dari sebuah gedung pusat konvensi di tengah kekhawatiran akan memicu kemarahan demonstran pro-demokrasi.

    Mereka menyanyikan lagu nasional saat menyaksikan bendera Tiongkok dan Hong Kong dinaikkan. Ada yang melihat dari gedung pusat konvensi, dan ada via layar televisi besar dekat lapangan publik.

    Sejak Hong Kong diserahkan dari Inggris ke Tiongkok pada 1997, para pejabat kota semi-otonom itu biasanya menghadiri upacara hari nasional Negeri Tirai Bambu di lapangan terbuka, bahkan jika hujan turun sekalipun.

    Namun sejak gelombang protes pro-demokrasi meletus Juni lalu, sejumlah pejabat Hong Kong merasa khawatir jika harus muncul di hadapan publik.

    Upacara pengibaran bendera pada 1 Juli lalu -- dalam rangka memperingati penyerahan Hong Kong -- juga disaksikan para pejabat dari dalam ruangan. Kala itu, para pengunjuk rasa membanjiri jalan raya dan bahkan sempat menerobos masuk ke gedung legislatif.

    Pemimpin Hong Kong Carrie Lam telah diundang Tiongkok untuk ikut merayakan hari nasional di Beijing. Wakil de facto Carrie, Matthew Cheung, menyampaikan pidato yang intinya adalah memuji pertumbuhan Tiongkok sejak 70 tahun terakhir.

    Namun Cheung mengakui bahwa pihaknya memang perlu "memikirkan pendekatan terbaru untuk mengatasi masalah mendalam" di Hong Kong.

    Sementara itu, hanya ada sejumlah protes berskala kecil di Hong Kong pada Selasa pagi. Sekelompok demonstran pro-demonstrasi yang membawa peti mati sebagai simbol perlawanan, diserang grup pendukung Beijing di distrik Wan Chai.  Polisi bergerak cepat melerai kedua kubu dengan menggunakan semprotan merica.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id