Taliban Bunuh 10 Polisi di Kunduz Afghanistan - Medcom

    Taliban Bunuh 10 Polisi di Kunduz Afghanistan

    Willy Haryono - 31 Agustus 2019 17:07 WIB
    Taliban Bunuh 10 Polisi di Kunduz Afghanistan
    Pasukan keamanan Afghanistan bersiaga di kota Kunduz. (Foto: AFP)
    Kabul: Kelompok militan Taliban mengaku telah membunuh 10 aparat kepolisian Afghanistan dalam serangan di empat area di kota Kunduz, Sabtu 31 Agustus 2019. Serangan berlangsung meski Taliban mengaku telah menyelesaikan dialog damai dengan Amerika Serikat.

    "Pertempuran tetap berlanjut, dan 10 polisi tewas," kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, dikutip dari laman Sputnik.

    Media lokal melaporkan bahwa pertempuran antara Taliban dan aparat keamanan Afghanistan berlangsung di pinggiran kota Kunduz. Pasukan elite Afghanistan telah dikerahkan ke lokasi pertempuran, dan mengklaim situasi terkini telah terkendali.

    Jubir Kementerian Pertahanan Afghanistan Rohullah Ahmadzai mengonfirmasi bahwa Taliban telah melancarkan serangan terhadap pasukan pemerintah di Kunduz.

    "Taliban telah melancarkan serangan dari empat sisi," ucap Ahmadzai. Ia menambahkan pasukan keamanan secara perlahan mundur dari lokasi pertempuran demi menghindari jatuhnya korban jiwa dari masyarakat sipil.

    Salah satu permintaan Taliban untuk mengakhiri konflik adalah ditariknya semua pasukan asing dari Afghanistan. Dialog damai antara Taliban dan AS telah digelar selama beberapa putaran, namun tidak melibatkan pemerintahan Afghanistan.

    Sementara itu, jumlah korban jiwa dari kalangan warga sipil dalam konflik di Afghanistan kembali melonjak pada Juli, setelah beberapa bulan sebelumnya relatif menurun.
     
    Menurut data Misi Asistensi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan (UNAMA), lebih dari 1.500 warga sipil tewas atau terluka dalam konflik di negara tersebut sepanjang Juli 2019. Ini merupakan angka korban tewas tertinggi dari kalangan warga sipil di Afghanistan sejak Mei 2017.
     
    Meningkatnya angka korban jiwa, yang sebagian besar diakibatkan tingginya intensitas serangan Taliban dan kelompok "anti-pemerintah lainnya," berlangsung di tengah dialog damai di Doha. Dialog berlangsung antara Amerika Serikat dan Taliban. 



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id