Repratriasi Rohingya ke Myanmar Harus Disertai Infrastruktur Lengkap

    Marcheilla Ariesta - 25 April 2019 20:03 WIB
    Repratriasi Rohingya ke Myanmar Harus Disertai Infrastruktur Lengkap
    Staf Ahli Kementerian Luar Negeri Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Teuku Faizasyah. (Foto: Marcheilla Ariesta/Medcom.id).
    Jakarta: Indonesia akan terus mendorong Myanmar untuk melakukan repatriasi atau pemulangan kembali terhadap para warga etnis Rohingya. Staf Ahli Kementerian Luar Negeri Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Teuku Faizasyah mengatakan repatriasi adalah indikator keseriusan Myanmar terhadap etnis Rohingya.

    Baca juga: Repatriasi Rohingya Masih Sebatas Perjanjian.

    "Sebenarnya justru indikatornya adalah proses repatriasi. Saat ini kita kerja sama dengan AHA Centre dalam investigasi di lapangan sebelum mereka dikembalikan ke wilayah Rakhine," kata Faizasyah, di Jakarta, Kamis, 25 April 2019.

    Dia menambahkan dalam implementasi repatriasi, Myanmar masih mengalami kendala. Menurut mantan Dubes RI untuk Kanada itu, kembali terjadinya konflik oleh kelompok bersenjata menjadi salah satu faktor penghambat investigasi di lapangan.

    Beberapa negara dan organisasi internasional sempat menyerukan batas waktu untuk repatriasi. Namun, Faizasyah menjelaskan masalah batas waktu tak dapat begitu saja ditentukan.

    "Kalau kondisi lapangan belum siap, tentunya tidak bisa dilakukan pengiriman kembali," kata Faizasyah.

    Maka dari itu, Indonesia terus menggarisbawahi kepada Myanmar, bahwa salah satu indikasi kemajuan adalah proses repatriasi itu sendiri.

    "Namun, kembali lagi kondisinya harus siap dulu di lapangan. Sayangnya saat ini penerimaannya belum baik, kondisi tempat tinggal belum siap dan infrastrukturnya juga belum siap," pungkas dia.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id