Enam Kasus Baru Korona Terdeteksi di Diamond Princess

    Willy Haryono - 09 Februari 2020 19:04 WIB
    Enam Kasus Baru Korona Terdeteksi di Diamond Princess
    Sejumlah ambulans berada di dekat kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang. (Foto: JIJI PRESS/AFP / STR)
    Yokohama: Tambahan enam kasus virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) terdeteksi di sebuah kapal pesiar yang dikarantina di pelabuhan Yokohama, Jepang, Minggu 9 Februari 2020. Enam kasus terbaru muncul saat ribuan orang di kapal bernama Diamond Princess itu tetap diminta untuk berada di dalam kabin masing-masing.

    Sebelumnya, Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang telah mengonfirmasi bahwa total 64 orang di Diamond Princess telah terinfeksi virus korona nCoV. Mereka semua telah dipindahkan ke sejumlah rumah sakit di Tokyo dan beberapa kota lainnya.

    Media lokal melaporkan bahwa hampir 100 orang di Diamond Princess mengaku "merasa kurang sehat." Mereka semua akan segera diperiksa terkait ada tidaknya virus korona dalam jaringan tubuh.

    Sejumlah dokter, ahli obat-obatan dan juga perawat telah dikerahkan ke kapal pesiar tersebut.

    Menurut keterangan Kedutaan Besar Tiongkok di Jepang, terdapat 22 orang asal Negeri Tirai Bambu di Diamond Princess. Mereka terdiri dari dua penumpang dan 20 kru. Terdapat pula 260 warga Hong Kong, lima asal Makau dan 20 dari Taiwan.

    Satu penumpang asal Tiongkok, tiga asal Hong Kong dan satu Taiwan, sebelumnya telah dinyatakan positif terjangkit virus korona nCoV. Dari seluruh jajaran kru Diamond Princess, 78 di antaranya merupakan warga negara Indonesia. KBRI Tokyo mengatakan ke-78 WNI tersebut berada dalam kondisi sehat.

    Diamond Princess, dioperasikan perusahaan Princess Cruises, menjadi lokasi karantina selama dua pekan usai tiba di Yokohama pada Senin 3 Februari. Karantina dilakukan usai seorang penumpang yang naik dari Hong Kong dinyatakan positif terjangkit korona.

    Berdasarkan data terbaru Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok per hari ini, Minggu 9 Februari 2020, korban tewas virus korona mencapai 811 orang. Sementara kematian di luar Tiongkok berjumlah dua orang, masing-masing di Filipina dan Hong Kong.
     
    Untuk total jumlah infeksi virus korona di Tiongkok, angkanya telah melampaui 37 ribu. Dari angka tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa hampir 25 ribu kasusnya berada di provinsi Hubei.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id