• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Kamboja Tahan 32 Wanita Hamil Karena Kasus Perdagangan Manusia

Marcheilla Ariesta - 08 Juli 2018 12:26 wib
Pemerintah Kamboja tahan 32 wanita hamil karena kasus
Pemerintah Kamboja tahan 32 wanita hamil karena kasus perdagangan orang. (Foto: AFP).

Phnom Penh: Sebanyak 32 wanita hamil dijebloskan ke penjara di Kamboja. Para wanita ini dituduh melakukan perdagangan manusia.

Lima orang tersangka bahkan didakwa melakukan eksploitasi seksual kepada para wanita hamil tersebut. Kelima tersangka adalah Liu Qiang yang merupakan manajer pria asal Tiongkok, Svay Sreynoch, Koeun Sreylang, Lim Sopheap dan Thai Pheap.

Kelima orang tersebut didakwa dengan tuduhan membeli, menjual atau menukar manusia secara lintas batas dengan layanan ibu pengganti.

Laman Channel News Asia, Sabtu 7 Juli 2018, melaporkan sindikat ini memiliki jaringan sistematis dengan membujuk wanita menjadi ibu pengganti (mengandung anak). "Sebagai gantinya, mereka akan menerima imbalan uang," kata Kelapa Unit anti-Perdagangan orang Phnom Penh.

Polisi telah menyelidiki sindikat ini selama lebih dari setahun. Dari hasil penjaringan yang dilakukan, para wanita yang tertipu berusia sekitar 20 hingga 30 tahun, mereka berasal dari berbagai provinsi di Kamboja.

Para perempuan tersebut sebagian besar sudah menikah dan beberapa diantaranya janda. Sementara itu, bayi-bayi yang mereka lahirkan akan dikirim ke Tiongkok.

Fenomena layanan ibu pengganti muncul usai adanya kebijakan Tiongkok yang melarang warga memiliki anak lebih dari satu. Namun, Kamboja bukanlah satu-satunya negara yang memiliki layanan ini. Ada pula Thailand dan India.

Di dua negara tersebut, sudah ada peraturan memblokir orang asing yang datang mencari layanan ibu pengganti. Pasalnya, banyak kasus eksploitasi dan perdagangan manusia terjadi di sana.


(WIL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.