Tiba di Tiongkok, Tim Ahli WHO Teliti Virus Korona

    Marcheilla Ariesta - 11 Februari 2020 10:47 WIB
    Tiba di Tiongkok, Tim Ahli WHO Teliti Virus Korona
    Pekerja memasang garis pembatas di sebuah area permukiman di Hong Kong, 11 Februari 2020. (Foto: AFP/GLYN KIRK)
    Jenewa: Sebuah tim ahli kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah tiba di Tiongkok pada Senin, 10 Februari 2020. Menurut Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, tim ini akan menyelidiki wabah virus Novel Coronavirus (2019-nCoV).

    Kedatangan mereka merupakan langkah lanjutan atas kesepakatan Pemerintah Tiongkok dan WHO untuk mengirim misi internasional. Walaupun butuh hampir dua pekan untuk mendapat persetujuan, akhirnya pemerintah Tiongkok mengizinkan mereka untuk datang.

    Tedros mengatakan jumlah tim advance (tim ahli) dari WHO mencapai 10 hingga 15 orang. Detail tim ahli ini tidak diumumkan, namun WHO menyebutkan bahwa ketuanya adalah Dr Bruce Aylward, seorang ahli wabah asal Kanada. Aylward disebut-sebut sebagai seorang dokter veteran WHO.

    "Dalam beberapa hari terakhir, kami telah melihat beberapa contoh mengenai transmisi lanjutan dari orang-orang yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke Tiongkok, seperti kasus yang dilaporkan di Prancis kemarin dan Inggris hari ini," kata Tedros dilansir dari Channel News Asia, Selasa 11 Februari 2020.

    "Pendeteksian kecil kasus ini berpotensi menjadi 'percikan api' yang lebih besar. Tujuan kami tetaplah menahan agar api ini tidak membakar," imbuhnya.

    Ia mendesak negara-negara untuk mengambil langkah bersama membantu mencegah 'kebakaran' yang lebih besar. "Ini adalah pesan untuk seluruh dunia. Ini adalah musuh bersama yang hanya bisa kita kalahkan jika kita melakukannya bersamaan," terang Tedros.

    Jumlah korban tewas virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) melonjak drastis melewati 1.000 orang Selasa ini. Lonjakan kematian terjadi usai Presiden Tiongkok Xi Jinping menyerukan adanya langkah-langkah yang lebih tegas untuk menanggulangi wabah korona.

    WHO mendeklarasikan virus korona sebagai darurat kesehatan global pada 30 Januari. Deklarasi dilakukan beberapa hari usai pemerintah Tiongkok menutup Hubei dan ibu kotanya, Wuhan, yang merupakan pusat penyebaran virus korona nCoV.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id