WNI Urutan Kedua Terbanyak Dihukum Mati di Malaysia

    Marcheilla Ariesta - 15 Oktober 2019 05:09 WIB
    WNI Urutan Kedua Terbanyak Dihukum Mati di Malaysia
    Ilustrasi. Medcom.id
    Kuala Lumpur: Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi warga asing kedua terbanyak yang menghadapi hukuman mati di Malaysia. Posisi pertama ditempati warga negara Nigeria.

    Amnesti Internasional Malaysia (AIM) merilis laporan yang menyebutkan sebanyak 568 warga negara asing dari 43 negara terancam hukuman mati di Negeri Jiran. Posisi pertama ditempati Nigeria sebanyak 21 persen, disusul Indonesia 16 persen, Iran 15 persen, India 10 persen, dan Filipina delapan persen.

    Dilansir dari The Star, Selasa, 15 Oktober 2019, dari total tersebut, 48 persen merupakan etnis Melayu. Direktur Eksekutif AIM, Shamini Darshni Kaliemuthu mengatakan hukuman mati merupakan noda pada sistem peradilan pidana negara.

    "Malaysia memiliki peluang emas untuk memutuskan kekejaman dan ketidakadilan yang telah ada puluhan tahun, yang secara tidak proporsional menimpa beberapa orang paling terpinggirkan," katanya.

    Dia menambahkan, pemerintah harus menghapus hukuman mati. Menurutnya, hukuman mati itu tidak manusiawi.

    Pada Oktober tahun lalu, salah seorang pejabat Sekretaris Negara Malaysia, Liew Vui Keong mengatakan Kabinet telah memutuskan untuk menghapus hukuman mati dengan moratorium bagi mereka yang ada di penjara. Namun, awal tahun ini, pejabat lainnya mengatakan hal berbeda.

    Pemerintah disebut-sebut menerapkan kebijakan hukuman untuk sebelas pelanggaran berdasarkan Undang-Undang Hukum Pidana dan Senjata Api yang mengarah pada hukuman mati.

    Sementara itu, Warga Malaysia Penentang Hukuman Mati dan Penyiksaan (MADPET) berharap agar hukuman mati dihapus total. Mereka mengatakan penghapusan hukuman mati akan menghilangkan kemungkinan eksekusi orang tidak bersalah.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id