• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

PM Singapura Diisukan Terlibat 1MDB

Sonya Michaella - 08 November 2018 10:41 wib
Mantan PM Malaysia Najib Razak (kanan) dan PM Singapura Lee
Mantan PM Malaysia Najib Razak (kanan) dan PM Singapura Lee Hsien Loong, Januari 2018. (Foto: AFP)

Kuala Lumpur: Beredar kabar bahwa Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong terlibat dalam skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Namun, berita ini telah dibantah pihak Negeri Singa.

Komisi Tinggi Singapura di Malaysia merujuk pada artikel Breaking News: PM Singapura Lee Hsien Loong menjadi target investigasi 1MDB yang diterbitkan sebuah media online Malaysia.

Dilansir dari Strait Times, Kamis 8 November 2018, dalam berita itu disebutkan mantan PM Malaysia Najib Razak menandatangani perjanjian yang tak masuk akal dengan PM Lee sebagai pertukaran pencuciang uang.

"Komisi Tinggi Singapura di Malaysia menegaskan bahwa artikel ini adalah hoaks dan memfitnah PM Lee," sebut pernyataan mereka.

Baca: Gelar Kehormatan Najib Razak dan Istrinya Dicopot

Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, sama-sama dituduh terlibat dalam mega skandal korupsi 1MDB. Namun, hingga sekarang, keduanya mengaku tak bersalah.

Setidaknya, sudah lima kali Najib dipanggil oleh Komisi Anti Korupsi Malaysia dan didakwa dengan 33 dakwaan terkait pencucian uang.

Sementara Rosmah sudah tiga kali dipanggil dan dijerat 17 dakwaan terkait penyalahgunaan dana dan pencucian uang.

Baca: Najib Razak Kembali Klaim Tidak Bersalah Terkait 1MDB

Sejak 2015, kasus ini sudah mencuat dari laporan Wall Street Journal bahwa ada aliran dana ke rekening pribadi Najib. Namun ketika itu Najib masih menjabat sebagai perdana menteri dan tidak ada kelanjutan atau proses hukum dari kasus ini.

Setelah Najib dilengserkan dan diganti oleh PM Mahathir Mohamad, Malaysia bersikeras untuk mengungkap apa yang terjadi di balik skandal tersebut. Kendati demikian, Najib menampik semua tuduhan dan mengaku dana yang ada di rekeningnya adalah sumbangan dari keluarga Kerajaan Arab Saudi. 



(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.