Jepang Pertimbangkan Buang Limbah Radioaktif ke Laut

    Medcom - 11 September 2019 10:29 WIB
    Jepang Pertimbangkan Buang Limbah Radioaktif ke Laut
    PLTN Fukushima Daiichi di Fukushima. (Foto: AFP)
    Tokyo: Menteri Lingkungan Hidup Jepang Yoshiaki Harada mengatakan air radioaktif dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima yang rusak terkena gempa pada 2011 kemungkinan harus dibuang ke Samudra Pasifik. Menurutnya, hal tersebut harus dilakukan karena keterbatasan ruang penyimpanan air terkontaminasi.

    Perusahaan Tokyo Electric atau Tepco telah mengumpulkan lebih dari 1 juta ton air terkontaminasi PLTN Fukushima. Air itu berasal dari pipa-pipa pendingin untuk menjaga temperatur inti reaktor PLTN Fukushima.

    "Satu-satunya opsi adalah membuangnya ke laut kemudian diencerkan," kata Harada dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, dilansir dari laman Channel News Asia, Selasa 10 September 2019.

    "Keseluruhan pemerintah masih akan mendiskusikan hal ini, tapi saya hanya ingin menyampaikan opini sederhana saya," lanjutnya.

    Tepco tidak memiliki wewenang untuk menentukan apa yang harus dilakukan terhadap air terkontaminasi PLTN Fukushima. Tepco baru akan bertindak saat pemerintah pusat Jepang membuat keputusan.

    Menurut Tepco, pihaknya akan kehabisan ruang penyimpanan air terkontaminasi pada 2022. Dalam konferensi pers, Harada tidak menyebut berapa banyak air yang sebaiknya dibuang ke laut.

    Sementara itu dalam keterangan terpisah, Ketua Kabinet Jepang Yoshihide Suga menegaskan bahwa pernyataan Harada adalah "opini pribadi."

    "Tidak benar jika kami sudah memutuskan metode pembuangan (air terkontaminasi)," tegas Suga.

    Suga, tangan kanan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, menyebutkan bahwa sebuah tim panel ahli masih mendiskusikan isu air terkontaminasi PLTN Fukushima. Berbagai metode didiskusikan, dengan mempertimbangkan kekhawatiran nelayan lokal yang khawatir air terkontaminasi dapat merusak kehidupan mereka.

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id