Sembunyikan Kasus Pembunuhan, 19 Pejabat Tiongkok Dihukum

    Fajar Nugraha - 27 November 2019 14:24 WIB
    Sembunyikan Kasus Pembunuhan, 19 Pejabat Tiongkok Dihukum
    Ilustrasi oleh Medcom.id.
    Beijing: Sebanyak 19 pejabat Tiongkok menghadapi hukuman setelah kedapatan menutupi kasus pembunuhan. Kasus ini terungkap setelah mayat korban ditemukan dikuburkan di bawah taman bermain sekolah sekitar 16 tahun.

    Deng Shiping mengawasi pembangunan taman bermain di sekolah menengah tempat ia bekerja di Kota Huaihua, Provinsi Hunan tengah Di saat itu pula dia dilaporkan menghilang pada 2003.

    Kasus lama yang dihentikan penyelidikannya ini akhirnya dipecahkan setelah tubuhnya ditemukan dari taman bermain pada Juni.

    Belasan pegawai negeri sipil yang dituduh menyembunyikan kejahatan tersebut termasuk petugas polisi, anggota komite Partai Komunis setempat, pejabat pemerintah dan staf sekolah.

    “Dua tersangka telah dituntut atas pembunuhan tersebut. Salah satu pelaku, Du Shaoping, telah dikontrak untuk membangun taman bermain sekolah,” menurut kantor berita resmi Xinhua, seperti dikutip AFP, Rabu, 27 November 2019.

    “Deng mengawasi kualitas konstruksi proyek pembangunan dan kemudian bersitegang dengan Du,” kata Xinhua.

    Putri korban memberi tahu Beijing News bahwa Du telah memberikan hadiah dan uang tunai kepada ayahnya, tetapi Deng menyerahkannya kepada staf akuntansi sekolah.

    Du mengatakan kepada staf konstruksi di situs itu bahwa Deng "terlalu ketat pada kualitas proyek dan dia ingin membunuhnya", demikian dilaporkan Beijing News.

    Investigasi menemukan bahwa Du dan seorang pria lain membunuh Deng pada Januari 2003 dan menguburnya di bawah taman bermain. Sehari setelah Deng menghilang, paman Du, Huang Bingsong -,yang juga kepala sekolah,- terlihat mengarahkan buldoser di lokasi pembangunan.

    Keluarga Deng melaporkan menghilangnya dan menyarankan kepada polisi jenazahnya mungkin dimakamkan di bawah taman bermain. Tetapi polisi berulang kali gagal untuk menyelidiki atau mengajukan kasus tersebut dengan benar.

    “Setelah pembunuhan itu, kepala sekolah membantu menyembunyikan kejahatan itu dengan mencari bantuan dari petugas keamanan publik setempat dan pegawai negeri lainnya,” sebut laporan Xinhua.

    Xinhua mengatakan, 19 pejabat itu dinyatakan bersalah karena melalaikan tugas atau pelanggaran disiplin dan hukum lainnya.

    Sepuluh dari mereka sedang menunggu persidangan pidana, termasuk enam petugas polisi dan Huang. Sembilan orang lainnya menghadapi hukuman administratif, termasuk dipecat atau ‘didisiplinkan’.

    Sebanyak 13 anggota kelompok kejahatan Du juga ditangkap dan dituntut karena kejahatan yang diduga termasuk penahanan ilegal, perselisihan dan transaksi paksa.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id