Redam Aksi Pemberontak, Myanmar Blokir Internet Rakhine

    Sonya Michaella - 24 Juni 2019 15:54 WIB
    Redam Aksi Pemberontak, Myanmar Blokir Internet Rakhine
    Salah satu sudut kota Rakhine. (Foto: AFP)
    Yangon: Pemerintah Myanmar memutus layanan internet di Rakhine State guna memblokir serangan dari pemberontak Buddha terhadap pasukan pemerintah selama beberapa bulan terakhir. 

    Dilansir dari Anadolu, Senin 24 Juni 2019, kondisi keamanan di Rakhine juga dianggap rawan saat ini akibat keberadaan kelompok bersenjata setempat.
    Kementerian Perhubungan dan Komunikasi Myanmar  memerintahkan seluruh operator ponsel menangguhkan akses internet di sembilan kota di seluruh Rakhine dan negara bagian Chin.

    "Atas permintaan Kementerian Perhubungan dan Komunikasi, merujuk pada gangguan keamanan dan ketertiban serta layanan internet yang dinon-aktifkan sementara untuk memetakan sejumlah aktivitas ilegal," sebut pernyataan salah satu operator ponsel, Telenor Myanmar.

    Akibatnya, sejumlah kegiatan pun terhambat. Misalnya saja, personel kepolisian di Kota Mrauk U menuturkan komunikasi cukup terhambat akibat pembatasan tersebut.

    Konflik Rakhine State masih belum terselesaikan hingga sekarang. Tuduhan demi tuduhan yang dilayangkan ke Myanmar selalu dibantah di mana tidak ada pembersihan etnis.

    Bentrokan cukup besar terjadi pada Agustus 2017 dan mengakibatkan lebih dari 700 ribu penduduk Rakhine kabur ke perbatasan Bangladesh. 



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id