Kebakaran Pabrik Plastik Tewaskan Delapan Warga Bangladesh

    Fajar Nugraha - 12 Desember 2019 14:13 WIB
    Kebakaran Pabrik Plastik Tewaskan Delapan Warga Bangladesh
    Ilustrasi oleh Medcom.id.
    Dhaka: Sebanyak delapan orang tewas dan sedikitnya 24 luka-luka kritis ketika kebakaran dahsyat melanda pabrik plastik ilegal di luar Ibu Kota Bangladesh, Dhaka. Material mudah terbakar membuat api cepat menyebar.

    Api dimulai pada Rabu sore dan dengan cepat merobek lantai dasar pabrik Plastik Paten Utama di Keraniganj, hanya di barat daya Dhaka.

    "Satu orang terbakar hingga tewas di tempat dan 33 pekerja terbakar secara kritis. Tujuh dari mereka kemudian meninggal di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Kedokteran Dhaka," kata Kepala Polisi Dhaka Shah Zaman kepada AFP, Kamis, 12 Desember 2019.

    Pabrik itu beroperasi secara ilegal, katanya, menambahkan sejumlah petugas pemadam kebakaran berjuang selama tiga jam untuk mengendalikan kebakaran.

    Dokter Samanta Lal Sen mengatakan, 24 pekerja berada dalam kondisi kritis, dengan banyak yang menderita menghirup asap dan membakar setengah tubuh mereka, menambahkan bahwa jumlah korban diperkirakan akan meningkat.

    Kebakaran pabrik sering terjadi di Bangladesh, terutama di musim dingin, karena lemahnya penegakan aturan keselamatan.

    Pada Februari tahun ini, kebakaran di sebuah bangunan bersejarah Mughal di bagian lama Dhaka menewaskan sedikitnya 70 orang dan melukai puluhan lainnya.

    Pada November 2012, setidaknya 111 orang tewas dalam kobaran api di sebuah pabrik garmen yang membuat pakaian untuk pengecer Barat, di salah satu kebakaran paling menghancurkan di negara itu.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id