MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:26
    SUBUH 04:36
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    Korban Tewas Ledakan Sri Lanka 156 Orang, Termasuk 35 WNA

    Willy Haryono - 21 April 2019 16:10 WIB
    Korban Tewas Ledakan Sri Lanka 156 Orang, Termasuk 35 WNA
    Restoran di Shangri-La Hotel di Colombo, Sri Lanka, rusak diguncang ledakan, 21 April 2019. (Foto: AFP / ISHARA S. KODIKARA)
    Colombo: Enam ledakan di tiga hotel dan tiga gereja di ibu kota Sri Lanka dan sekitarnya pada Minggu 21 April 2019 menewaskan sedikitnya 156 orang, termasuk 35 warga negara asing.

    Dilansir dari laman AFP, Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe mengutuk ledakan ini sebagai serangan "pengecut" dan menegaskan pihaknya sedang berusaha keras untuk "mengatasi situasi" terkini.
    Sejumlah foto di media sosial memperlihatkan kondisi kerusakan di satu dari tiga gereja yang diguncang ledakan saat peringatan Hari Raya Paskah 2019. Sebagian besar bagian atap gereja tersebut roboh terkena imbas ledakan. Puing-puing bangku juga terlihat memenuhi lantai gereja.

    Asal muasal ledakan belum diketahui, apakah berasal dari bom atau sumber lain. Hingga kini juga belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan.

    Namun sejumlah dokumen yang dilihat AFP memperlihatkan bahwa Kepala Kepolisian Sri Lanka Pujuth Jayasundara mengeluarkan peringatan intelijen kepada para bawahannya 10 hari lalu. Dalam dokumen diingatkan adanya potensi serangan bom bunuh diri ke "beberapa gereja ternama."

    "Sebuah agensi intelijen asing telah melaporkan bahwa NTJ (National Thowheeth Jama'ath) berencana melancarkan serangan bom bunuh diri di beberapa gereja dan juga komisi tinggi India di Colombo," bunyi peringatan tersebut.

    NTJ adalah grup ekstremis di Sri Lanka yang dikait-kaitkan dengan perusakan sejumlah patung Buddha tahun lalu.

    Ledakan pertama dilaporkan terjadi di St Antony's Shrine, sebuah gereja ternama umat Katolik di Colombo. Sementara ledakan kedua terjadi di St Sebastian's Church, sebuah gereja di kota Negombo.

    Tidak lama berselang, polisi mengonfirmasi bahwa gereja ketiga di kota Batticaloa juga diguncang bom. Tiga hotel di wilayah ibu kota juga terkena bom di waktu yang hampir bersamaan.

    Sejumlah sumber dari rumah sakit di Sri Lanka menyebut 35 warga asing itu meliputi negara Inggris, Belanda dan Amerika Serikat. Sementara dari deretan korban luka ada yang berasal dari Inggris dan Jepang.

    Sedikitnya salah satu korban tewas berasal dari Cinnamon Grand Hotel yang berlokasi di dekat kediaman PM Sri lanka. Seorang staf hotel mengatakan ledakan juga merusak sebuah restoran. Restoran di Shangri-La Hotel juga rusak terkena ledakan.

    Baca: Tidak Ada Laporan WNI Jadi Korban Ledakan Sri Lanka




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id