Erupsi Selandia Baru: 16 Tewas 2 Hilang

    Willy Haryono - 15 Desember 2019 14:26 WIB
    Erupsi Selandia Baru: 16 Tewas 2 Hilang
    Petugas gabungan masih mencari dua jasad tersisa di area sekitar White Island, Selandia Baru, Minggu 15 Desember 2019. (Foto: BBC/NEW ZEALAND POLICE)
    Wellington: Seorang korban luka erupsi gunung berapi Selandia Baru yang dirawat di rumah sakit mengembuskan napas terakhir, yang menjadikan total kematian dalam tragedi ini menjadi 16 orang per Minggu 15 Desember 2019. Sementara dua korban lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

    Korban tewas ke-16, yang identitasnya belum diketahui, meninggal di sebuah rumah sakit di Australia. Sekitar 20 korban luka lainnya masih dirawat intensif di sejumlah rumah sakit.

    Sementara itu, tim pencari kembali mendatangi lokasi erupsi di White Island hari ini. Namun mereka belum juga dapat menemukan dua jenazah tersisa.

    Delapan polisi dan personel penyelamat telah dikirim ke White Island selama 75 menit, tepatnya di lokasi yang diyakini terdapat satu jasad korban. "Kami belum menemukan apa-apa di area tersebut," ucap Wakil Komisioner Polisi Mike Clement kepada awak media, dikutip dari BBC.

    Kepolisian Selandia Baru berkomitmen menemukan dua jasad tersisa. Tim penyelam polisi dan militer Selandia Baru akan terus mencari di perairan dekat White Island, atau juga dikenal sebagai Whakaari dalam bahasa Maori.

    Sabtu kemarin, tim gabungan kesulitan mencari jasad karena air di sekitar White Island terkontaminasi sehingga jarak pandangnya buruk.

    "Ada kemungkinan jenazah kedua juga ada di dalam air," sebut Clement. "Tapi kami ingin terlebih dahulu menyisir area yang kami tentukan hari ini," sambung dia.

    Tidak terlihat ada aktivitas seismik signifikan di White Island sejak gunung berapi di pulau tersebut meletus Senin kemarin. Namun menurut Geoff Kilgour, seorang ahli vulkanologi dari GNS Science, potensi terjadinya erupsi susulan di White Island masih ada.

    Sementara itu proses identifikasi korban tewas terus dlakukan di Auckland. Empat korban telah teridentifikasi, termasuk pemandu wisata Tipene James Te Rangi Ataahua Maangi. Tiga lainnya adalah warga Australia, yakni Ella Hosking (15), Gavin Brian Dallow (53) dan Anthony James Langford (51).

    Satu warga Australia lainnya, Krystal Eve Browitt (24), juga telah teridentifikasi sebagai korban tewas.

    Dari total 47 orang yang mendatangi White Island saat erupsi terjadi, 24 berasal dari Australia, sembilan Amerika Serikat, lima Selandia Baru, empat Jerman, dua Tiongkok, dua Inggris dan satu Malaysia.

    Senin besok, Pemerintah Selandia Baru menyerukan acara mengheningkan cipta berskala nasional selama satu menit mulai pukul 14.11 waktu setempat.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id