comscore

Insiden Protes di Kashmir Terus Meningkat

Sonya Michaella - 29 Agustus 2019 11:27 WIB
Insiden Protes di Kashmir Terus Meningkat
Aksi protes di Kashmir. (Foto: CNN)
Kashmir: Pemerintah India mengklaim sekitar 500 protes terjadi di wilayah Kashmir sejak Perdana Menteri Narendra Modi mencabut status otonomi wilayah tersebut. Akibatnya, ratusan orang terluka.

"Jumlah insiden akibat protes terus meningkat dan akan rusuh jika tak ada blokade dari aparat," kata pejabat senior India, dikutip dari CNN, Kamis 29 Agustus 2019.

 



Menurut laporan, setidaknya 100 warga sipil, 300 personel polisi dan 100 pasukan paramiliter terluka dalam insiden protes tersebut. 

"Kami masih berupaya untuk menjaga wilayah Kashmir agar tidak jatuh korban tewas akibat protes," ucap dia lagi.

Sementara itu, warga sipil yang mendiami Kota Srinagar mogok beraktivitas sebagai bentuk aksi protes. Sekolah-sekolah pun sudah dibuka kembali, namun tidak ada murid yang masuk seperti biasa.

Usai mencabut status otonomi Kashmir, India meyakini  Kashmir dan Jammu wilayah di bawah hukum India. Namun, klaim ini ditolak mentah-mentah oleh Pakistan. 

Pakistan juga memutuskan untuk membawa sengketa Kashmir ke Mahkamah Internasional. Pakistan akan mengadukan persoalan Kashmir ini terutama aspek pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan India terhadap penduduk Kashmir.

Kashmir terbagi antara India dan Pakistan -- dua negara pemilik kekuatan nuklir -- sejak berakhirnya kekuasaan kolonial Inggris pada 1947. Tetapi kedua negara sama-sama mengklaim kawasan secara keseluruhan.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id