Hong Kong Laporkan Kematian Pertama Akibat Virus Korona

    Fajar Nugraha - 04 Februari 2020 10:39 WIB
    Hong Kong Laporkan Kematian Pertama Akibat Virus Korona
    Warga di Hong Kong diminta selalu mengenakan masker hindari virus Korona. Foto: AFP
    Hong Kong: Seorang pria meninggal di Hong Kong karena virus korona. Ini adalah kematian pertama di kota itu akibat virus mematikan dan yang kedua di luar daratan Tiongkok setelah Filipina.

    “Pasien berusia 39 tahun yang dirawat di rumah sakit setelah terinfeksi, meninggal karena gagal jantung,” laporan media setempat, seperti dikutip Channel News Asia, Selasa, 4 Februari 2020.

    Dia sebelumnya dilaporkan oleh otoritas setempat terinfeksi yang muncul pertama kali pada Desember lalu. “Pasien itu adalah kasus virus korona yang dikonfirmasi di Hong Kong dan didiagnosis pada 31 Januari,” kata situs berita HK01.

    Rincian akan diumumkan pada konferensi pers Departemen Kesehatan dan Otoritas Rumah Sakit pada Selasa sore, tambah laporan itu.

    Hong Kong memiliki 15 kasus dikonfirmasi dari virus korona, termasuk satu yang ditransmisikan secara lokal. Kota ini adalah tempat kedua di luar daratan Tiongkok untuk melaporkan kematian terkait virus tersebut.

    Filipina sebelumnya mengonfirmasi kematian seorang pria Tiongkok dari kota Wuhan, tempat virus itu pertama kali terdeteksi.

    Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengumumkan pada Senin penangguhan 10 penyeberangan perbatasan dari 13 dengan daratan dalam upaya untuk mengekang penyebaran virus korona baru. Ini menghentikan gelombang protes menuntut seluruh perbatasan ditutup.

    Jumlah kematian yang dikonfirmasi dari wabah virus korona meningkat menjadi 427, setelah pihak berwenang di Provinsi Hubei melaporkan 64 kematian baru pada Selasa. Ada juga peningkatan tajam dari mereka terinfeksi yang dikonfirmasi dengan 3.235 kasus baru, menjadikan total mencapai angka lebih dari 20.604 di seluruh dunia.

    Korban tewas di daratan Tiongkok sekarang melampaui jumlah kematian akibat krisis sindrom pernapasan akut (SARS) yang parah dua dekade lalu.


     
     



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id