• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Tiongkok Pamerkan Drone Siluman

Fajar Nugraha - 09 November 2018 14:19 wib
Drone CH-7 milik Tiongkok yang menarik perhatian. (Foto: AFP).
Drone CH-7 milik Tiongkok yang menarik perhatian. (Foto: AFP).

Beijing: Tiongkok terus meningkatkan kemampuan militer mereka. Kali ini Negeri Tirai Bambu merilis pesawat tak berawak atau drone siluman, ke pasar dunia.
 
Selain drone siluman, Tiongkok juga merilis pesawat tak berawak lain yang bisa diperkuat dengan senapan otomatis AK-47. Hal ini memperlihatkan Tiongkok berupaya berlomba dengan teknologi senjata Amerika Serikat (AS).
 
Teknologi drone terbaru itu dipamerkan di Pameran Kedirgantaraan Tiongkok, Jumat 9 November 2018. Selain drone tempur itu, dipamerkan pula jet tempur, rudal dan perangkat militer lainnya.
 
Drone siluman bersayap delta ini menerima banyak perhatian. Teknologi tersebut sekaligus menyoroti pertumbuhan produksi Tiongkok terkait pesawat tak berawak canggih yang bersaing dengan armada besar militer AS.
 
"Kami yakin bahwa dengan produk ini, banyak klien akan segera menghubungi kami," kata Shi Wen, Kepala Teknisi dari drone seri Caihong, dari perusahaan milik negara, Aerospace Science and Technology Corp (CASC), seperti dikutip AFP, Jumat, 9 November 2018.

Drone CH-7 berwarna abu-abu yang diluncurkan ini memiliki panjang setara lapangan tenis dengan lebar sayap 22 meter. Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan lebih dari 800 kilometer per jam dan pada ketinggian 13.000 meter atau 42.650 kaki. Adapun penerbangan perdana dari drone CH-7 tersebut dijadwalkan dilakukan akhir tahun 2019.
 
Shi menambahkan, CASC memiliki klien di sekitar 10 negara yang tertarik akan teknologi ini. Namun Shi sementara menolak menyebutkan nama mereka karena beberapa hal dianggap sensitif.
(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.