AICHR Segera Respons Soal Kabut Asap Lintas Batas

    Sonya Michaella - 24 Oktober 2019 16:13 WIB
    AICHR Segera Respons Soal Kabut Asap Lintas Batas
    Wakil Indonesia untuk AICHR Yuyun Wahyuningrum. Foto: Medcom.id/Sonya Michaella
    Jakarta: Empat perwakilan dari Komisi Hak Asasi Manusia ASEAN (AICHR) menyerukan implementasi penuh dan efektif dari perjanjian regional 2002 terkait kabut lintas batas. Empat perwakilan itu adalah Malaysia, Singapura, Thailand, dan Myanmar.

    Seruan ini dianggap memojokkan Indonesia, yang selama ini dituding sebagai penyebab kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera. 

    “Saat ini kan sedang ada proses yang bergulir. Jadi nanti setelah KTT ASEAN di Bangkok, baru kita bisa lihat seperti apa dokumen finalnya,” kata Wakil Indonesia untuk AICHR Yuyun Wahyuningrum, di Jakarta, Kamis 24 Oktober 2019.

    Empat negara tersebut mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan negara-negara anggota untuk mengakui bahwa kabut lintas batas adalah masalah jangka panjang dan regional yang harus segera diatasi. 

    “Sebenarnya saya juga terlibat dalam proses drafting di mana saya juga memformulasikan elemen-elemen HAM-nya. Saya setuju bahwa lingkungan hidup dan udara bersih adalah hak asasi manusia,” ucap Yuyun.

    Meski demikian, Yuyun harus melihat dari segi HAM di mana AICHR merupakan komisi HAM di bawah ASEAN. Yuyun mengaku, dirinya tak memiliki akses untuk melihat dokumen tersebut.

    “AICHR tentu bisa merespon dokumen tersebut. Tapi kita hanya bisa mengusulkan solusi yang nantinya bisa dikerjakan dengan badan terkait. Kita masih menunggu hasilnya seperti apa,” tutur Yuyun.

    Perjanjian ASEAN tahun 2002 tentang Kabut Asap Lintas Batas (AATHP) dikeluarkan sebagai respons terhadap kebakaran lahan dan hutan yang parah pada tahun 1997 dan 1998. Perjanjian ASEAN ini bertanggungjawab untuk mencegah dan memantau pencemaran kabut asap lintas batas pada upaya mitigasi nasional bersama dan kerja sama regional dan internasional yang intensif.

    Efektivitas perjanjian ini dipertanyakan untuk mencapai visi ASEAN tentang bebas asap di kawasan pada tahun 2020.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id