'Hilang' 6 Tahun, Bibi Kim Jong-un Muncul di Publik

    Arpan Rahman - 27 Januari 2020 16:00 WIB
    'Hilang' 6 Tahun, Bibi Kim Jong-un Muncul di Publik
    Kim Kyong-hui (dua kanan) menonton di teater bersama Kim Jong-un dan Ri Sol-ju, Sabtu 25 Januari 2020. (Foto: Rodong Sinmun/KCNA)
    Pyongyang: Bibi dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali muncul di hadapan publik untuk kali pertama dalam enam tahun terakhir. Kemunculannya ini mengakhiri spekulasi bahwa ia telah diusir atau dieksekusi mati di bawah kepemimpinan keponakannya sendiri.

    Surat kabar resmi partai berkuasa di Korut, Rodong Sinmun, memperlihatkan Kim Kyong-hui duduk di samping Kim Jong-un dan istrinya, Ri Sol-ju, di sebuah teater di Pyongyang pada Sabtu 25 Januari. Mereka bertiga sedang menikmati sebuah pertunjukan di tengah momen perayaan Tahun Baru Imlek.

    Nama bibi Kim Jong-un juga dituliskan dalam sebuah artikel di kantor berita Korean Central News Agency (KCNA).

    Rumor mengenai Kim Kyong-hui yang sudah disingkirkan atau dieksekusi mati muncul karena suaminya, Jang Song-thaek, telah dihukum mati atas tudingan pengkhianatan dan korupsi pada Desember 2013.

    Beberapa hari usai kematian Jang, media nasional Korut menyebutkan nama Kim Kyong-hui sebagai salah satu anggota komite pemakaman untuk pejabat tinggi lainnya yang juga dieksekusi. Namun ia tidak muncul dalam berbagai acara publik sejak saat itu, dan baru disebutkan lagi dalam artikel KCNA pada Minggu kemarin.

    Sejumlah pengamat meyakini Kim Kyong-hui telah menjadi korban 'pembersihan' yang dilakukan Kim Jong-un dalam menyingkirkan calon-calon rival. Ada juga spekulasi Kim Kyong-hui telah meninggal akibat jatuh sakit.

    Kemunculan wanita berusia 73 tahun itu diyakini sejumlah pihak sebagai aksi unjuk persatuan keluarga, di tengah upaya menekan Amerika Serikat agar mau memulai kembali dialog nuklir.

    Meski Kim Kyong-hui tidak memegang jabatan maupun memiliki pengaruh apapun di Korut, kehadirannya lebih bersifat simbolik. "Kemunculan tiba-tiba ini selalu menjadi hal yang penting," kata Michael Madden, seorang pakar Korut dari Stimson Center di Washington, dinukil dari Guardian, Senin 27 Januari 2020.

    "Walau dia tidak punya jabatan resmi, hadir di tengah publik seperti ini merupakan bentuk dukungannya terhadap sang keponakan," lanjut dia.

    Kim Kyong-hui -- anak perempuan termuda dari mantan pemimpin Korut Kim Il-sing -- pernah menjadi jenderal bintang empat. Ia disebut-sebut sebagai tokoh penting dalam mendidik Kim Jong-un agar bisa menjadi pemimpin di Korut.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id