Tak Lolos Pemindaian di Bandara Wuhan, WNI Dipulangkan ke Asrama

    Marcheilla Ariesta - 03 Februari 2020 10:31 WIB
    Tak Lolos Pemindaian di Bandara Wuhan, WNI Dipulangkan ke Asrama
    Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta
    Jakarta: Sebanyak tiga warga negara Indonesia (WNI) tidak diperbolehkan untuk dievakuasi karena tidak lolos pemindaian kesehatan di Bandara Wuhan. Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar  Negeri Judha Nugraha mengatakan ketiga WNI tersebut telah kembali ke asrama masing-masing.

    "Teman-teman yang tiga ini tidak memenuhi kesehatan untuk terbang. Oleh karena itu, dilarang untuk naik pesawat (oleh) otoritas Tiongkok," kata Judha di kantornya, Jakarta, Senin 3 Februari 2020.

    Judha menegaskan, tiga WNI tersebut tidak lantas terkena virus korona. Pasalnya, mereka tidak dikarantina di rumah sakit, melainkan dikembalikan ke asrama masing-masing.

    "Jadi mereka seperti kurang fit, mungkin badannya habis demam sedikit atau abis batuk," seru Judha.

    Menurutnya, para WNI itu kini berada di Wuhan dan Xiannin. Kedua wilayah itu berada di Provinsi Hubei. Bahkan, Wuhan merupakan kota pertama virus Novel Coronavirus (nCoV) ditemukan.

    Judha menambahkan, ketiga WNI ini akan terus dipantau untuk kemungkinan evakuasi. "Jadi saat ini fokus kita menjaga kondisi ketiga teman-teman di sana," terangnya.

    Selain ketiga WNI itu, ada empat yang memutuskan untuk tidak ikut evakuasi karena alasan keluarga. Menurut Judha, alasan itu adalah pilihan pribadi masing-masing.

    "Karena sifat dari pemulangan ini adalah sukarela, dan tiga yang tidak lolos," serunya.

    Sebanyak 238 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, Tiongkok, sudah berhasil dievakuasi. Kini mereka akan menjalankan karantina di Natuna untuk memastikan kesehatannya.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id