Topan Hagibis Tewaskan Empat Orang di Jepang

    Willy Haryono - 13 Oktober 2019 08:13 WIB
    Topan Hagibis Tewaskan Empat Orang di Jepang
    Warga berjalan di tengah banjir yang dipicu Topan Hagibis di Kawasaki, Jepang, Minggu 13 Oktober 2019. (Foto: AFP/JIJI PRESS)
    Tokyo: Pemerintah Jepang mengerahkan tim penyelamat untuk mencari dan menyelamatkan sejumlah orang yang terjebak banjir di tengah terjangan Topan Hagibis, Minggu 13 Oktober 2019. Sejauh ini, topan berkekuatan dahsyat itu telah menewaskan empat orang serta memicu tanah longsor dan banjir.

    Pada Minggu pagi, Topan Hagibis yang kekuatannya melemah perlahan kembali menjauhi daratan. Namun Hagibis sempat mengobrak-abrik wilayah yang dilewatinya, dan juga kembali membuat pertandingan Piala Dunia Rugby dibatalkan.

    Banjir parah dikabarkan melanda Nagano. Air dari sungai Chikuma meluap dan membanjir sejumlah permukiman. Ketinggian air bahkan mencapai lantai dua rumah warga.

    Militer Jepang mengerahkan helikopter untuk menyelamatkan sejumlah warga yang menanti pertolongan di balkon rumah masing-masing.

    "Sepanjang malam tadi, kami memerintahkan evakuasi untuk 427 rumah tangga dan 1417 individu," kata Yasuhiro Yamaguchi, seorang petugas penyelamat di kota Nagano, kepada kantor berita AFP.

    "Belum diketahui pasti ada berapa rumah yang terkena dampak (banjir)," lanjut dia.

    Siaran langsung media lokal memperlihatkan deretan kereta cepat yang separuh terendam air di Nagano.

    Tadi malam, lebih dari tujuh juta orang di Jepang diminta untuk mengungsi. Puluhan ribu dari mereka mengikuti arahan dan bergerak ke sejumlah tempat penampungan.

    Hagibis memicu kekacauan transportasi di sepanjang musim liburan di Jepang. Seluruh jadwal penerbangan di wilayah Tokyo telah dibatalkan, begitu juga dengan layanan kereta api.

    Sementara itu, hingga sejauh ini belum ada kabar mengenai warga negara Indonesia yang berada di Jepang.

    "Hingga saat ini belum ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban langsung dari Badai Hagibis," ujar keterangan tertulis KBRI Tokyo dan KJRI Osaka yang diterima Medcom.id.

    "KBRI Tokyo dan KJRI Osaka telah mengeluarkan imbauan kepada semua WNI untuk selalu waspada dan mengikuti informasi serta arahan otoritas setempat," lanjutnya.
     
    Menurut data terbaru Pemerintah RI, total WNI di Jepang saat ini mencapai 56.346 orang.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id