comscore

Didominasi Omicron, Infeksi Harian Korsel Tembus 8.571 Kasus

Marcheilla Ariesta - 25 Januari 2022 20:46 WIB
Didominasi Omicron, Infeksi Harian Korsel Tembus 8.571 Kasus
Covid-19 di Korea Selatan didominasi varian Omicron./AFP
Seoul: Korea Selatan (Korsel) mencatat angka tertinggi baru untuk kasus harian covid-19. Pada hari ini, Selasa, 25 Januari 2022, tercatat lebih dari 8.000 kasus baru covid-19 di Negeri Ginseng.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) melaporkan 8.571 kasus untuk Senin. Angka ini melebihi jumlah tertinggi sebelumnya pada pertengahan Desember, yakni mencapai 7.848 kasus.
Angka itu datang di tengah penyebaran varian Omicron yang lebih menular tetapi kurang mematikan. Varian ini menjadi dominan di negara itu minggu lalu.

Korea Selatan memberlakukan kembali pembatasan jarak yang lebih ketat pada Desember lalu karena jumlah kasus harian yang sangat tinggi. Jumlah pasien kritis juga mengancam akan memenuhi sistem medis sebelum gelombang Omicron melanda.

Penghitungan harian hampir berkurang setengahnya menjadi sekitar 4.000 bulan ini tetapi mulai melonjak pekan lalu karena infeksi Omicron.

Lonjakan tersebut memicu kekhawatiran tentang gelombang yang berpotensi lebih besar menjelang liburan Tahun Baru Imlek, ketika puluhan juta orang Korea biasanya bepergian ke seluruh negeri untuk kunjungan keluarga.

Baca juga: Pertumbuhan PDB Korea Selatan ke Level Tertinggi dalam 11 Tahun

Dilansir dari Channel News Asia, pejabat kesehatan mengatakan Omicron kemungkinan akan menyebabkan lebih dari 90 persen infeksi baru dalam dua hingga tiga minggu, sementara jumlah harian bisa mencapai 20.000 hingga 30.000 atau bahkan lebih tinggi.

Perdana Menteri Kim Boo-kyum mengeluarkan pernyataan khusus. Ia memohon warga menahan diri dari perjalanan dan pertemuan selama liburan yang dimulai pada Sabtu.

"Tidak ada bedanya dengan menambahkan bahan bakar ke api yang mengamuk jika banyak orang bergerak di seluruh negeri dan bertemu satu sama lain," katanya.

Sebagai bagian dari upaya cadangan kapasitas medis untuk yang sakit kritis, masa isolasi wajib untuk pasien yang divaksinasi akan dikurangi dari 10 hari menjadi tujuh hari mulai Rabu mendatang.

Korea Selatan juga telah meluncurkan salah satu mandat izin vaksin paling ketat di kawasan itu, di mana orang yang tidak divaksinasi hanya dapat makan di luar sendiri, atau menggunakan layanan bawa pulang atau pengiriman.

Korea Selatan telah mencatat 733.902 infeksi covid-19 dan 6.540 kematian. Negara berpenduduk 52 juta ini sebagian besar telah menjadi kisah sukses mitigasi covid-19, dengan 749.979 total infeksi dan 6.588 kematian.

KDCA mengungkapkan, lebih dari 95 persen orang dewasa Korea Selatan telah divaksinasi lengkap. Sementara itu, hampir 58 persen telah menerima suntikan booster.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id