Kim Jong-un Bersumpah Tingkatkan Kemampuan Militer Korea Utara

    Fajar Nugraha - 07 Januari 2021 19:06 WIB
    Kim Jong-un Bersumpah Tingkatkan Kemampuan Militer Korea Utara
    Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un ingin memperbesar kemampuan militer. Foto: AFP
    Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengatakan, dia akan memperluas kemampuan militer untuk membela negara dengan lebih baik.

    Media pemerintah KCNA melaporkan pada Kamis 7 Januari 2021, selama Kongres Partai Pekerja Korut yang jarang terjadi, negara tersebut menyebutkan bahwa mereka menghadapi peningkatan krisis ekonomi yang disebabkan oleh penguncian perbatasan yang diberlakukan sendiri. Kebijakan itu dilakukan untuk mencegah wabah virus korona, serangkaian bencana alam, dan sanksi internasional atas program senjata nuklirnya.

    Pertemuan itu juga dilakukan hanya beberapa hari sebelum Presiden terpilih AS Joe Biden akan menjabat, setelah pertemuan pribadi yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Kim dan Presiden Donald Trump gagal mengarah pada terobosan dalam pembicaraan denuklirisasi atau pelonggaran sanksi.

    Dalam sesi pada Rabu, Kim membahas kebijakan untuk membuat perubahan nyata dalam meningkatkan standar hidup masyarakat. Ini diutarakan sehari setelah dia mengakui bahwa tujuan ekonomi sebelumnya gagal.

    “Untuk mengamankan lingkungan yang damai bagi rakyat dan negara, Kim menyerukan menempatkan kemampuan pertahanan negara pada tingkat yang jauh lebih tinggi, dan mengedepankan tujuan untuk mewujudkannya,” tegas Kim Jong-un yang dilaporkan KCNA, seperti dikutip Metro US, Kamis 7 Januari 2021.

    Sejak mengumumkan moratorium uji coba nuklir dan peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) yang dideklarasikan sendiri mulai 2018, Kim telah menyerukan kelanjutan produksi senjata nuklir untuk persenjataannya. Selain juga meluncurkan serangkaian rudal yang lebih kecil dan meluncurkan ICBM terbesar di Korea Utara pada parade di Oktober.

    Korea Utara belum secara resmi mengonfirmasi infeksi virus korona, meskipun telah melaporkan ribuan ‘kasus yang dicurigai’ ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan memberlakukan langkah-langkah keras untuk mencegah wabah.

    Foto-foto kongres yang dirilis oleh media pemerintah menunjukkan para delegasi duduk berdekatan tanpa memakai masker pelindung wajah. Kongres partai yang diadakan di Pyongyang ini adalah yang pertama sejak 2016.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id