TETO Klarifikasi Isu Penipuan dan Pemalsuan Visa Taiwan untuk CPMI

    Medcom - 30 Maret 2021 14:28 WIB
    TETO Klarifikasi Isu Penipuan dan Pemalsuan Visa Taiwan untuk CPMI
    Sejumlah PMI saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dari Taiwan pada Jumat, 5 Februari 2021. (Medcom/Hendrik Simorangkir)



    Jakarta: Sehubungan dengan kasus yang belakangan ini ditemukan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengenai penipuan uang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan pemalsuan visa Taiwan oleh P3MI dengan alasan membantu mengatur penempatan ke Taiwan, Taipei Economic and Trade Office (TETO) angkat bicara. Klarifikasi TETO ini mengacu pada isi konferensi pers yang diadakan BP2MI pada 27 Maret, dan berdasarkan hal-hal yang dinyatakan oleh korban penipuan tersebut.

    Baca:  160 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah di Taiwan Dipulangkan






    Berikut klarifikasi TETO dalam pernyataan tertulis yang diterima Medcom.id pada Selasa, 30 Maret 2021.

    1. Berkaitan pernyataan CPMI mengenai TETO pernah menugaskan karyawan TETO ke Bandung untuk melakukan wawancara visa kepada CPMI, TETO Jakarta dan TETO Surabaya tidak pernah menugaskan karyawan TETO ke P3MI dan LPK untuk melakukan wawancara visa kepada CPMI dengan tujuan penempatan ke Taiwan pada saat menunggu pelatihan kerja.

    Setelah CPMI menyelesaikan pelatihan kerja, kemudian pada saat mengajukan permohonan visa PMI, CPMI harus datang ke TETO Jakarta maupun TETO Surabaya untuk pengambilan sidik jari secara langsung. Apabila diperlukan untuk melakukan wawancara, akan dilakukan di kantor TETO dan bukan dengan menugaskan karyawan TETO ke P3MI dan LPK.

    2. Mengenai perusahaan yang melakukan pemalsuan visa Taiwan: Setelah pemeriksaan format, data, dan nomor visa yang dipegang oleh korban, visa tersebut adalah palsu.

    3. Mengenai perihal perusahaan yang mengklaim kepada PMI bahwa mereka dijadwalkan naik pesawat ke Taiwan pada tanggal 29 Maret 2021: hingga saat ini, Pemerintah Taiwan masih menangguhkan penempatan PMI ke Taiwan karena pertimbangan kondisi pandemi.

    TETO mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk tidak dengan mudah mempercayai rumor dan informasi yang tidak benar. Ke depannya, informasi mengenai pembukaan kembali penempatan PMI ke Taiwan harus berdasarkan pengumuman dari TETO.

    Selain itu, TETO juga berterima kasih atas tindakan cepat BP2MI dalam penyelidikan kasus ini dan memberikan informasi terkait. Ke depannya, TETO akan terus bekerja sama dengan BP2MI dan kepolisian dalam menyelidiki kasus ini.

    Bagi masyarakat Indonesia yang ingin bekerja ke Taiwan, TETO mengimbau mereka semua agar terlebih dahulu memastikan informasi terkait kepada BP2MI dan TETO.


    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id