AS Kecam Penundaan Pemilu Hong Kong

    Willy Haryono - 03 Agustus 2020 07:33 WIB
    AS Kecam Penundaan Pemilu Hong Kong
    Pemandangan salah satu sudut kota Hong Kong. (Foto: AFP)
    Hong Kong: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengecam keputusan Hong Kong yang menunda pemilihan umum legislatif selama satu tahun. Ia mendorong pemerintah Hong Kong untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

    "Tidak ada alasan valid untuk penundaan dengan durasi sepanjang itu," kata Pompeo.

    "Langkah tersebut mengonfirmasi bahwa Tiongkok tidak berniat untuk menegakkan komitmennya terhadap Hong Kong dan Inggris di bawah Deklarasi Gabungan Sino-Inggris, perjanjian Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Basic Law," sambungnya, dilansir dari laman The Straits Times, Senin 3 Agustus 2020.

    Pompeo mengatakan, otoritas Hong Kong sebaiknya tetap menggelar pemilu pada tanggal yang tidak terlalu jauh dari 6 September.

    Jumat kemarin, pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengumumkan penundaan pemilu legislatif selama satu tahun. Ia menyebut lonjakan kasus virus korona (covid-19) di Hong Kong sebagai alasan utama di balik penundaan.

    "Menunda pemilu Dewan Legislatif yang digelar setiap empat tahun sekali merupakan keputusan yang sangat sulit," ucap Lam.

    "Namun keputusan ini diperlukan demi meredam pandemi, memastikan keselamatan publik dan kesehtan warga, dengan tetap memastikan pemilu digelar di tengah lingkungan terbuka dan adil. Keputusan ini penting," tegasnya.

    Baca: Pemilu Hong Kong Ditunda Setahun

    Lam menggunakan wewenang darurat untuk menunda pemilu, dan keputusan tersebut telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat Tiongkok.

    Ia mengatakan, mengerahkan 34 ribu relawan pemilu ke lebih dari 600 tempat pemungutan suara (TPS) untuk melayani jutaan pemilih merupakan sesuatu yang berbahaya di tengah situasi pandemi saat ini.

    Fernando Cheung, salah satu politikus kubu oposisi, menilai langkah penundaan pemilu sebagai langkah inkonstutisional. "Pandemi hanya digunakan sebagai alasan. Alasan penundaan sebenarnya adalah CCP takut akan kalah telak," sebut Cheung, merujuk pada Partai Komunis Tiongkok.

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id