5 Buruh Tewas dalam Bentrokan dengan Polisi di Bangladesh

    Willy Haryono - 18 April 2021 09:40 WIB
    5 Buruh Tewas dalam Bentrokan dengan Polisi di Bangladesh
    Seorang korban luka beristirahat di tengah bentrokan antara buruh dan polisi di sebuah situs konstruksi di Chittagong, Bangladesh pada Sabtu, 17 April 2021. (AFP)



    Chittagong: Setidaknya lima orang tewas dan puluhan lainnya terluka usai polisi melepaskan tembakan ke kerumunan buruh dalam unjuk rasa di sebuah pabrik di Bangladesh pada Sabtu, 17 April. Para buruh berdemo dalam menuntut kenaikan gaji dan upah yang belum dibayar.

    Polisi melepaskan tembakan setelah sekitar 2.000 demonstran mulai melemparkan batu bata dan benda lainnya ke arah petugas di sebuah situs konstruksi pembangkit listrik di kota Chittagong.

     



    Empat demonstran tewas dan satu lainnya mengembuskan napas terakhir usai sempat dirawat di rumah sakit.

    "Kami mencoba mengendalikan situasi," kata seorang polisi bernama Azizul Islam, dilansir dari laman The Guardian pada Minggu, 18 April 2021.

    Ia menambahkan, para buruh menyerang dan membakar beberapa struktur di pembangkit listrik 1.320 megawatt, berlokasi sekitar 265 kilometer dari Dhaka.

    Pejabat pemerintah lokal Saiduzzaman Chowdhury mengatakan bahwa para buruh memprotes kenaikan gaji dan upah yang belum dibayar. Selain itu, mereka juga meminta pengurangan jam kerja selama bulan suci Ramadan.

    Baca:  Ledakan AC di Masjid Bangladesh Tewaskan 12 Orang

    Sejumlah buruh yang mengalami luka tembak telah dibawa ke sebuah rumah sakit di Chittagong.  Ia menyebut semua korban tewas dalam bentrokan ini diakibatkan luka fatal dari tembakan senjata api.

    Pembangkit listrik di Chittagong merupakan sumber utama investasi asing di Bangladesh. Proyek itu juga merupakan salah satu yang diupayakan Tiongkok dalam menjalin hubungan erat dengan Bangladesh.

    Pada 2016, perusahaan SEPCOIII Electric Power Construction menandatangani perjanjian dengan grup S Alam, konglomerat Bangladesh yang bertanggung jawab atas proyek konstruksi di Chittagong.

    Selama tahun itu, empat demonstran yang menentang pembangunan pembangkit listrik tewas usai polisi melepaskan tembakan ke arah sekelompok warga desa penentang dan pendukung proyek tersebut.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id