comscore

Indonesia Tawarkan Berbagai Peluang Investasi ke Hong Kong

Willy Haryono - 14 Desember 2021 13:55 WIB
Indonesia Tawarkan Berbagai Peluang Investasi ke Hong Kong
Pemandangan salah satu sudut kota Hong Kong. (AFP)
Hong Kong: Sebuah seminar investasi bertajuk "Capturing Indonesia’s Investment Opportunities in the New Normal Era" diselenggarakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong pada Senin, 13 Desember 2021. Seminar digelar dalam rangka mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19 serta meningkatkan peluang investasi di Indonesia dalam memperkuat hubungan ekonomi Indonesia-Hong Kong.

Sebanyak 100 investor terkemuka dan pengusaha potensial di Hong Kong turut hadir secara tatap muka. Acara serta dihadiri secara daring oleh para pembicara dan narasumber kompeten, yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jaksa Agung RI, dan Menteri Investasi/BKPM yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro BKPM.
Para hadirin menyimak dengan seksama penjelasan rinci dari Wakil Jaksa Agung RI dan Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM. 

Konsul Jenderal RI Hong Kong, Ricky Suhendar, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa realisasi Investasi Hong Kong pada 2021 tercatat sebesar USD3.1 milliar, atau naik sebesar 25,98 persen dibanding 2020. Ini artinya, investasi Hong Kong berada di urutan kedua setelah Singapura atau naik satu peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Walaupun di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang melanda dunia, hubungan ekonomi Indonesia dan Hong Kong selama 2021 tumbuh dan terjalin dengan baik," tambah Konjen Ricky, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Selasa, 14 Desember 2021.

Ia juga menegaskan kembali komitmen pemerintah RI di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo dalam melanjutkan agenda reformasi struktural, deregulasi, dan debirokratisasi investasi. Presiden Jokowi juga akan terus memimpin upaya Pemerintah RI dalam menjamin kepastian hukum dan meningkatkan kemudahan berusaha dan investasi di Indonesia, ungkap Konjen Ricky.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Bapak Luhut Binsar Pandjaitan, menekankan beberapa industri prioritas Indonesia, utamanya dalam masa pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, antara lain sektor digital, bidang kesehatan dan green economy.

Menkomarinves juga menawarkan berbagai peluang investasi antara lain hilirisasi sumber daya mineral, pengembangan baterai lithium, transportasi, energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon (GHG) dengan tetap memperhatikan prinsip penggunaan tenaga kerja lokal, ramah lingkungan, penambahan nilai dan transfer teknologi.

Baca:  KJRI Hong Kong Perkuat Sinergi dengan Agensi Penempatan PMI

Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, memberikan jaminan dan kepastian hukum dari Pemerintah RI bagi para investor dalam menanamkan modalnya di Indonesia, dengan menjadikan pendampingan hukum bagi investor sebagai prioritas utama kerja Kejaksaan Agung RI. Hal ini dibuktikan bahwa sejak tahun 2020, Presiden Jokowi telah membentuk Satuan Tugas Pengamanan Investasi untuk membantu menyelesaikan berbagai hambatan investasi di Indonesia. 

Secara lebih rinci, Wakil Jaksa Agung RI Setia Untung Arimuladi memberikan contoh pelaksanaan investasi yang berhasil menyelesaikan berbagai hambatan yang dihadapi dengan didampingi oleh Kejaksaan Agung RI sebagai anggota Satgas Percepatan Investasi.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro BKPM, Indra Darmawan, menyampaikan keunggulan berinvestasi di Indonesia. Situasi penanaman modal asing di Indonesia disebut sudah semakin meningkat tidak hanya di Jawa, namun juga di wilayah lainnya. Ia juga mengajak para investor Hong Kong untuk tidak ragu menanamkan modal di Indonesia.

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Imam Soejoedi, menjelaskan informasi kemudahan dan fasilitasi investasi di Indonesia serta adanya tim khusus di BKPM di berbagai wilayah untuk mengatasi berbagai permasalahan.

Dua pengusaha Hong Kong yang telah berpengalaman dalam melakukan investasi di Indonesia berbagi pengalaman dan testimoni berbisnis di Indonesia. Mereka adalah Stanley Wong, Senior Deputy Financial Officer Road King Infrastructure Ltd, perusahaan investasi asal Hong Kong yang telah melakukan investasi pada beberapa ruas tol di Indonesia, seperti proyek tol trans Jawa dan proyek tol trans Sumatra serta Mr. Dominic Tam Executive Chairman / CEO Combine Will Industrial Co., Ltd. yang telah mendirikan pabrik mainan di Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menjadi salah satu negara fokus bagi investor Hong Kong dalam menanamkan investasinya akibat semakin membaik dan menariknya iklim investasi Indonesia dibandingkan negara pesaing di Asia lainnya.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id