Populer Internasional: Vaksin Sinovac dan Sinopharm Disetujui Tiongkok Hingga Dua WNI Ditahan Iran

    Fajar Nugraha - 06 Januari 2021 09:05 WIB
    Populer Internasional: Vaksin Sinovac dan Sinopharm Disetujui Tiongkok Hingga Dua WNI Ditahan Iran
    Vaksin Sinopharm dari Tiongkok dinyatakan manjur 79 persen. Foto: AFP
    Beijing: Vaksin covid-19 keluaran Sinovac dan Sinopharm sudah mendapatkan persetujuan penggunaan darurat di Tiongkok. Hal ini dipastikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun.

    Kabar ini menjadi berita terpopuler Internasional Medcom.id, bersama dengan kabar lain.

    Artikel mengenai dua warga negara Indonesia (WNI) yang turun ditahan dari kapal tanker Korea Selatan oleh Iran, juga menjadi yang terpopuler.

    Kemudian diikuti kabar mengenai seorang WNI dilaporkan terinfeksi covid-19 di Tiongkok. Berikut selengkapnya mengenai berita terpopuler Internasional Medcom.id:

    1. Vaksin Sinopharm dan Sinovac Sudah Dapat Izin Penggunaan Darurat di Tiongkok

    Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun menuturkan, vaksin Sinopharm dan Sinovac sudah mendapat izin penggunaan di Tiongkok. Pemerintah Tiongkok bahkan sudah menyuntikkan vaksin virus korona (covid-19) itu kepada lebih dari 70 ribu warganya per 1 Januari 2021 lalu.

    "Sinopharm sudah mendapatkan izin untuk disampaikan ke publik. Sudah mulai diumumkan ke beberapa provinsi termasuk di Beijing, sudah lebih dari 70 ribuan yang disuntik sejak 1 Januari kemarin," ucapnya dalam diskusi dengan Satgas Penanganan Covid-19, Selasa, 5 Januari 2021.

    Menurutnya, izin penggunaan darurat vaksin Sinopharm dan Sinovac telah didapat sejak Juli tahun lalu.
     
    Kepada siapa vaksin-vaksin itu diberikan dalam penggunaan darurat? Selanjutnya di sini.

    2. Dua WNI Ditahan, KBRI Layangkan Nota Diplomatik ke Iran

    Sebanyak dua warga negara Indonesia (WNI) ditahan oleh pihak berwenang Iran. Mereka ada bagian dari anak buah kapal (ABK) kapal tanker Korea Selatan (Korsel) yang disita Iran.

    Melihat kondisi ini Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran menyatakan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di Iran terkait keberadaan dan kondisi dua orang WNI ABK Hankuk Chemi. Ini adalah kapal berbendera Korea Selatan yang ditahan oleh otoritas Iran.

    KBRI Tehran telah melayangkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Iran mengenai permintaan klarifikasi terkait keberadaan kedua WNI ABK tersebut. Selain juga mengajukan permintaan akses kekonsuleran dan komunikasi dengan keduanya,” keterangan KBRI Teheran yang diterima Medcom.id, Selasa 5 Januari 2020.

    Bagaimana nasib ABK WNI itu saat ini? Selanjutnya di sini.

    3. Dubes Djauhari: 1 WNI Terinfeksi Covid-19 di Tiongkok

    Seorang warga negara Indonesia (WNI) diidentifikasi membawa virus korona (covid-19) ke Tiongkok. Ia teridentifikasi sebagai salah satu kasus baru di Beijing.
     
    Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun menuturkan WNI tersebut merupakan kasus impor karena datang dari Indonesia. Ia kembali ke Tiongkok untuk bekerja.

    Menurut Dubes Djauhari, WNI itu setelah melalui proses karantina di Fuzhou, lalu dia ke Beijing karena dia bekerja di sana. Kemudian di daerah tersebut ada beberapa yang terkena. Kemudian yang bersangkutan menghubungi KBRI, kita sudah berkomunikasi dan dia itu kasusnya sebenarnya OTG. Sekarang sudah di rumah sakit.

    Seperti apa kondisi WNI tersebut? Selanjutnya di sini.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id