'Panen' Organ Tubuh Manusia, Dokter Tiongkok Dijebloskan ke Penjara

    Fajar Nugraha - 27 November 2020 15:38 WIB
    'Panen' Organ Tubuh Manusia, Dokter Tiongkok Dijebloskan ke Penjara
    Dokter di Tiongkok ditangkap karena terlibat praktik pencurian organ tubuh manusia. Foto: BBC
    Beijing: Sebanyak enam orang termasuk beberapa dokter telah dipenjara di Tiongkok karena mengambil organ secara ilegal dari korban kecelakaan. Kelompok tersebut telah menipu keluarga korban dengan berpikir bahwa mereka memberikan sumbangan organ resmi.

    Antara 2017 dan 2018 mereka mengambil hati dan ginjal dari 11 orang di sebuah rumah sakit di Provinsi Anhui.

    Tiongkok sendiri diketahui bergulat dengan kekurangan organ yang sangat besar dan telah berjuang untuk memenuhi permintaan melalui sumbangan publik.

    Menurut laporan media lokal, jaringan perdagangan manusia termasuk empat dokter tingkat tinggi, bekerja sama dalam pengadaan organ di rumah sakit.

    Laporan itu mengatakan, para pelaku menargetkan korban kecelakaan mobil atau pasien yang menderita pendarahan otak di Rumah Sakit Rakyat Huaiyuan di Anhui.

    Kepala unit perawatan intensif rumah sakit, Yang Suxun, akan mendekati anggota keluarga pasien dan menanyakan apakah mereka setuju untuk menyumbangkan organ orang yang mereka cintai. Anggota keluarga akan menandatangani apa yang nantinya berubah menjadi formulir persetujuan palsu.

    Korban tersebut kemudian akan dibawa dari rumah sakit di tengah malam, dan dimasukkan ke dalam mobil minibus yang dimodifikasi agar terlihat seperti ambulans. Di dalam ambulans palsu ini dokter akan mengeluarkan organnya.

    “Organ-organ itu kemudian akan dijual ke individu atau rumah sakit lain yang dihubungi oleh anggota jaringan perdagangan secara diam-diam,” menurut laporan media setempat Dazhongwang, yang dikutip BBC, Jumat 27 November 2020.

    Terbongkar

    Mereka akhirnya ketahuan ketika putra salah satu korban menjadi curiga. Beberapa bulan setelah kematian ibunya pada tahun 2018, Shi Xianglin memeriksa kembali dokumen yang diterima keluarganya ketika mereka menyetujui donor organnya.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id