Selandia Baru Terapkan Lockdown Tiga Hari di Auckland

    Willy Haryono - 14 Februari 2021 15:00 WIB
    Selandia Baru Terapkan Lockdown Tiga Hari di Auckland
    PM Selandia Baru Jacinda Ardern berbicara dalam sebuah konferensi pers di Wellington pada 8 Desember 2020. (Neil SANDS/AFP)



    Wellington: Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern memberlakukan kebijakan penguncian (lockdown) di kota Auckland usai munculnya tiga kasus lokal Covid-19 di tengah masyarakat. Lockdown berlaku mulai dini hari nanti hingga tiga hari ke depan.

    Baca:  Covid-19 Muncul Lagi di Selandia Baru, Satu Keluarga Positif Terinfeksi




    "Lockdown level 3 berlaku selama tiga hari hingga kami dapat mengetahui lebih lanjut mengenai sumber dari beberapa kasus terbaru," kata PM Ardern, dikutip dari laman Guardian pada Minggu, 14 Februari 2021.

    Menurutnya, kebijakan keras di awal merupakan langkah efektif dalam meredam penyebaran Covid-19. Ia menilai kebijakan semacam itu sudah terbukti efektif jika dilihat dari total jumlah infeksi Covid-19 di Selandia Baru sejauh ini.

    Lockdown dengan level yang lebih rendah diberlakukan PM Ardern untuk keseluruhan Selandia Baru. Kebijakan ini akan dikaji kembali setiap 24 jam sekali.

    "Saat ini kami belum mendapat gambaran jelas mengenai penyebaran Covid-19," ungkap PM Ardern.

    Ia menegaskan keputusan memberlakukan lockdown tidaklah mudah karena pasti berdampak terhadap perekonomian. Namun ia menegaskan lockdowh harus dilakukan demi mencegah terjadinya situasi yang lebih buruk.

    "Kami juga sadar mengenai dampak buruk terhadap perekonomian jika kami salah mengambil langkah," tutur PM Ardern. Lockdown di Auckland sudah pernah diterapkan tahun lalu.

    Sebelumnya, Selandia Baru mengonfirmasi kemunculan tiga kasus lokal Covid-19 di satu keluarga. Satu dari tiga orang yang terjangkit Covid-19 adalah perempuan yang bekerja untuk bisnis katering penerbangan internasional.

    Otoritas Selandia Baru menegaskan bahwa kemunculan kasus ini tidak berdampak pada keamanan makanan di sejumlah maskapai. Ini dikarenakan perempuan yang bekerja untuk katering pesawat itu baru dinyatakan positif Covid-19 delapan hari setelah terakhir kali datang ke tempat kerja.

    Dalam kasus terbaru, seorang ibu dan anaknya dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu kemarin. Sementara suami dari ibu tersebut baru dinyatakan positif Covid-19 hari ini.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id