Dubes RI Sambut Baik Penandatanganan KSST Indonesia–Colombo Plan

    Medcom - 04 Mei 2021 15:18 WIB
    Dubes RI Sambut Baik Penandatanganan KSST Indonesia–Colombo Plan
    Penandatanganan dokumen pengaturan Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) dilakukan secara virtual pada Selasa, 4 Mei 2021. (KBRI Colombo)



    Colombo: Indonesia melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan Sekretariat Colombo Plan telah menandatangani dokumen pengaturan Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) atau "Arrangement between the Ministry of State Secretariat of the Republic of Indonesia and the Colombo Plan Secretariat on South-South and Triangular Cooperation Programmes."

    Penandatanganan dilakukan Setya Utama, Sekretaris Kemensetneg dan Duta Besar Phan Kieu Thu, Sekretaris Jenderal Colombo Plan secara virtual Selasa, 4 Mei 2021, dengan disaksikan oleh Dubes Indonesia untuk Sri Lanka, I Gusti Ngurah Ardiyasa. Demikian disampaikan Heru Prayitno, Minister Counsellor KBRI Colombo kepada awak media.






    Sekretaris Kemensetneg menjelaskan bahwa Pengaturan KSST menjadi dasar hukum pelaksanaan kolaborasi periode 2021-2023, di mana Indonesia mengusung 4 program, yaitu climate change adaptation, environment and disaster risk management; small and medium industry; women and child’s rights protection; dan innovation and knowledge management.

    Pelaksanaan 4 program tersebut akan melibatkan maksimum sebanyak 20 perwakilan dari negara anggota Colombo Plan dengan waktu selama 10 hari.

    Baca:  Indonesia-Sri Lanka Resmikan Asosiasi Kerja Sama Parlemen

    Dubes Ardiyasa menyambut baik dan menekankan pentingnya implementasi program kegiatan yang disepakati dalam Pengaturan KSST.

    "Menjadi tugas kita untuk melaksanakan program yang telah disepakati mengingat program KSST menjadi bagian dari komitmen Indonesia pada Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030," ungkap Dubes Ardiyasa, dalam keterangan tertulis Medcom.id.

    Colombo Plan, yang berdiri tahun 1951, merupakan organisasi regional yang saat ini memiliki 27 negara anggota. Organisasi ini bertujuan mendukung pembangunan ekonomi dan sosial, memajukan kerja sama teknik, membantu alih teknologi serta berbagi pengalaman pembangunan antar negara anggota dengan penekanan pada konsep Kerja Sama Selatan-Selatan.

    Sebagai anggota Colombo Plan yang bergabung pada tahun 1953, Indonesia dipandang aktif menyelenggarakan program pengembangan kapasitas dalam skema KSST.

    Sejak 2016 hingga 2019, tercatat sebanyak 10 program KSST yang telah dilaksanakan dengan penerima manfaat sebanyak 191 orang dari 19 negara anggota Colombo Plan. Penyelenggaraan program KSST juga merupakan perwujudan komitmen Indonesia pada Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id