Kim Jong-un Akui Ada Insiden Serius Terkait Covid-19

    Willy Haryono - 30 Juni 2021 17:03 WIB
    Kim Jong-un Akui Ada Insiden Serius Terkait Covid-19
    Kim Jong-un akui ada kegagalan kronis dalam upaya melawan covid-19. Foto: AFP



    Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengatakan, bahwa pihaknya mengakui ada insiden serius terkait pengendalian virus korona yang telah terjadi di negara itu. Jong-un khawatir kondisinya bisa memicu krisis keamanan di Korut.

    Mengenai kondisi saat ini, Kim Jong-un mengkritik para pejabat yang dianggap tidak bertanggungjawab dan tidak mampu mengatasi. Hal itu disampaikan Kim Jong-un dalam pertemuan politbiro Partai Pekerja Korut.

     



    Kantor berita Korea Utara, KCNA mengatakan, beberapa pejabat tinggi dipanggil kembali selama pertemuan itu. Menurut laporan tidak ada nama yang diberikan.

    “Para pejabat mengabaikan pelaksanaan keputusan penting partai kampanye pencegahan pandemi. Ini menciptakan krisis besar dalam memastikan keamanan negara dan keselamatan rakyat,” tegas Kim Jong-un seperti dilaporkan KCNA, yang dikutip UPI, Rabu 30 Juni 2021.

    Keterangan ini bertentangan dengan klaim dari Korut selama ini. Mereka selalu menegaskan tidak memiliki kasus covid-19, meskipun para ahli luar telah menyatakan keraguan tentang klaim tersebut.

    Menurut informasi yang dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Korea Utara telah menguji 31.083 orang untuk covid-19 pada 17 Juni, semuanya negatif.

    “Selama periode 11-17 Juni, 149 orang diuji dengan penyakit seperti influenza dan/atau infeksi saluran pernapasan akut yang parah," kata laporan WHO.

    Korut selama ini mengambil langkah-langkah awal dan ekstrem untuk mencegah wabah, termasuk menutup perbatasannya pada Januari 2020 dan memberlakukan pembatasan ketat pada kehidupan sehari-hari yang telah menyebabkan banyak diplomat asing dan pekerja bantuan meninggalkan negara itu.

    “Pertemuan politbiro Selasa diadakan untuk menyelesaikan secara menyeluruh beberapa pejabat terkemuka yang melalaikan tugas dalam melaksanakan tugas-tugas kebijakan utama Partai dan negara, Selain juga untuk memberikan titik balik baru dalam administrasi personalia di dalam Partai," lapor KCNA.

    “(Kim) dengan serius menunjukkan bahwa ketidakbertanggungjawaban kronis dan ketidakmampuan kader saat ini membawa kesulitan artifisial pada implementasi kebijakan Partai dan menjadi rem besar yang merugikan perkembangan kerja revolusioner," lapor KCNA.

    Korea Utara telah menghadapi kesulitan ekonomi besar dari pandemi covid-19 setelah menutup perbatasannya. Mereka bahkan memotong perdagangan sekitar 80 persen dengan mitra utamanya, Tiongkok.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id