comscore

52 Pesawat Tempur Tiongkok Lewati Zona Pertahanan Udara Taiwan

Marcheilla Ariesta - 05 Oktober 2021 06:42 WIB
52 Pesawat Tempur Tiongkok Lewati Zona Pertahanan Udara Taiwan
Taiwan kerahkan jet tempur untuk peringatkan Tiongkok/AFP
Taipei: Taiwan mengatakan 52 pesawat tempur Tiongkok menyeberang ke zona pertahanan udara mereka pada Senin, 4 Oktober 2021. Jumlah pesawat tempur Tiongkok yang melakukan provokasi malah bertambah dibanding sehari sebelumnya.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan pesawat untuk memberikan peringatan kepada Beijing setelah mereka memasuki zona identifikasi pertahanan udara barat daya (ADIZ).
ADIZ tidak sama dengan wilayah udara teritorial Taiwan tetapi mencakup area yang jauh lebih besar yang tumpang tindih dengan bagian dari zona identifikasi pertahanan udara Tiongkok sendiri dan bahkan mencakup beberapa daratan Negeri Tirai Bambu itu.

Dilansir dari AFP, Selasa, 5 Oktober 2021, Taiwan yang demokratis dengan pemerintahan sendiri hidup di bawah ancaman invasi terus-menerus oleh Tiongkok, yang memandang pulau itu sebagai wilayahnya. Mereka berjanji suatu hari akan merebutnya, dengan kekerasan jika perlu.

Dalam dua tahun terakhir Beijing telah mulai mengirim serangan mendadak besar-besaran ke zona pertahanan Taiwan untuk menandakan ketidakpuasan pada saat-saat penting. Juga untuk membuat armada tempur Taipei yang menua secara teratur ditekankan.

Baca juga: Usai Kerahkan 38 Jet, Tiongkok Kirim Lebih Banyak Pesawat ke Taiwan

Tiongkok menandai Hari Nasionalnya pada Jumat lalu dengan unjuk kekuatan udara terbesar saat itu, memenuhi pulau itu dengan 38 pesawat tempur.

Hal tersebut diikuti oleh serangan lain oleh 39 pesawat pada Sabtu, memicu kritik dari Washington.

"Amerika Serikat (AS) sangat prihatin dengan aktivitas militer provokatif Republik Rakyat Tiongkok di dekat Taiwan, yang membuat tidak stabil, berisiko salah perhitungan, dan merusak perdamaian dan stabilitas regional," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price dalam sebuah pernyataan.

"Kami mendesak Beijing untuk menghentikan tekanan dan paksaan militer, diplomatik, dan ekonominya terhadap Taiwan," sambung Price.

Beijing meningkatkan tekanan pada pemerintah Presiden Tsai Ing-wen sejak dia berkuasa 2016, saat dia menolak pendiriannya bahwa Taiwan adalah bagian dari "satu China".

Tahun lalu rekor 380 jet militer Tiongkok membuat serangan ke zona pertahanan Taiwan, dan jumlah tahun ini pada awal Oktober telah melebihi 600.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id